Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Isi Chat Amy Qanita Masa Lalu Dibongkar, Ibu Raffi Ahmad Meradang

Editor :  Aby
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Isi Chat Amy Qanita Masa Lalu Dibongkar, Ibu Raffi Ahmad Meradang
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co - Isi Chat yang menuding ibu Raffi Ahmad, Amy Qanita pelakor beredar di media sosial.

Isu ini muncul karena Raffi Ahmad terlihat tidak menanggapi keluhan publik, yang mengakibatkan desakan untuk memboikotnya di aplikasi X.

Baca Juga : Kagumi Heritage Warenhuis, Raffi Ahmad Dorong Transformasi Ruang Kreatif di Medan

Akibatnya, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina kehilangan ratusan ribu pengikut secara bertahap.

Baca Juga : Stafsus Presiden Raffi Ahmad Bantu 5 M untuk Korban Banjir dan Longsor, Bobby Ucapkan Terima Kasih

Kini, muncul kabar baru terkait dugaan perselingkuhan Amy Qanita.

Sebuah akun X @nochucherryy tiba-tiba mengungkapkan masa lalu yang memalukan dari 2012.

Baca Juga : Amy Qanita Meradang Dihujat Pelakor, Mertua Nagita Slavina: Rasakan Dulu Apa yang Saya Tanggung

Akun tersebut menuduh Amy Qanita sebagai pelakor yang merusak keluarga mereka.

Baca Juga : Ibu Raffi Ahmad Diteriaki Pelakor, Hanan Sudiro: Nama Kalian Terus Aku Doakan Keruntuhannya

"Alasan lain mengapa harus boikot Raffi Ahmad dan keluarganya adalah karena ibunya adalah pelakor. Dia tidak hanya menghancurkan keluargaku tapi masa kecilku," tulis akun tersebut.

Akun itu juga membagikan bukti perselingkuhan Amy Qanita pada 2012, termasuk chat yang diduga dari Amy Qanita ke ayahnya, meski nomor teleponnya tidak terlihat, hanya foto profil ibu Raffi Ahmad.

Baca Juga : Dulu Tajir Melintir, Nasib Nunung Memprihatinkan hingga Raffi Ahmad Beri Pesan Menyentuh

Akun tersebut mengaku menemukan kartu ucapan ulang tahun dari Raffi Ahmad, Nisya Ahmad, dan Syahnaz ketika dia berusia 8 atau 9 tahun, yang membuatnya merasa sangat sedih.

Baca Juga : Nisya Ahmad Sumringah Foto Bareng Bupati Bandung Barat Jeje Govinda, Warganet Peringati Syahnaz: Ipar Adalah Maut

Dia mengungkapkan bahwa selama 10 tahun terakhir, dia menyimpan rasa sakit hati dan enggan memaafkan keluarga Raffi Ahmad.

Bahkan, dia sempat berpikir untuk mengakhiri hidup karena kehancuran keluarganya.

Dia juga menyatakan ketakutannya terhadap keluarga Raffi Ahmad yang memiliki kekuatan besar dan banyak penggemar.

Selama empat tahun, dia menjalani pengobatan akibat dugaan perselingkuhan Amy Qanita.

"Gue masih inget banget secara jelas umur 8/9 gt nemuin kartu ucapan, 'Happy birthday bapak! Semoga sehat selalu - Aa, Nisya, Nanas'. I cried because they're talking about MY DAD. And then i realized they had replaced their deceased biological dad and in return, took mine," lanjutnya.

Sebelumnya, Amy Qanita sempat menyatakan bahwa dia tidak berniat untuk menikah lagi.

Wanita yang dikenal dengan panggilan Mama Amy ini telah berstatus janda selama 15 tahun sejak suaminya, Munawar Ahmad, meninggal dunia pada 11 Juni 2006.

Awalnya, anak bungsunya, Syahnaz Sadiqah, tidak memberikan persetujuan.

Namun, kini Syahnaz telah memberi izin kepada ibunya untuk menikah.

"Dulu enggak boleh (nikah lagi). Anak kesayangan kan aku. Kalau sekarang (boleh),” ujar Syahnaz dikutip Kompas.com dalam acara Kopi Viral di kanal YouTube Trans TV.

Meski telah disetujui menikah lagi, Amy mengaku tak kepikiran untuk menikah lagi.

Ia mengaku sudah bahagia punya anak dan banyak cucu.

“Maksudnya karena sekarang sudah ada cucu banyak. Anak-anak. Terus tiap hari sibuk sama mereka seru kadang enggak kepikiran ke sana (untuk menikah lagi),” ujarnya.

“Intinya ya sudah deh sudah bahagia sama anak,” sambung mama Amy.

Amy mengatakan, selama ini tak ada lelaki yang berani mendekatinya.

Apalagi setelah tahu Amy adalah ibu Raffi Ahmad, seorang artis terkenal.

"Enggak (didekati pria) sih, kayaknya orang juga udah ngedrop duluan,” kata Mama Amy kemudian tertawa.

"Maksudnya udah males duluan," tutur Mama Amy.

(Aby/nusantaraterkini.co)

Dilansir dari laman Griddotid pada Selasa (27/8/2024)