Nusantaraterkini.co, MEDAN-Menyambut fajar Ramadan 1447 H, suasana rukun dan guyub menyelimuti pemukiman warga di Jalan Swadaya, Kelurahan Harjosari II, Senin (16/2/2026). Kehadiran Wali Kota Medan, Rico Waas, dalam prosesi punggahan yang diinisiasi oleh komunitas Ikhwanul Muslimin menjadi simbol kedekatan pemimpin dengan masyarakatnya.
Tanpa sekat protokoler yang kaku, Rico berbaur dengan duduk bersila di tengah kerumunan warga, mengikuti ritual tahunan yang sarat akan nilai spiritual dan kebersamaan tersebut.
Baca Juga : Pemko Medan Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya
Dalam momen yang penuh kehangatan itu, Rico mengungkapkan apresiasinya atas keteguhan warga dalam menjaga warisan budaya Islam di Medan. Ia menekankan bahwa persiapan fisik menjelang puasa harus dibarengi dengan kebersihan jiwa dan ketulusan niat.
Baca Juga : Jelang Rakernas APEKSI XVIII, Pemko Medan Matangkan Persiapan Sambut Wali Kota se-Indonesia
“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih atas undangan Bapak-Ibu sekalian. Hari ini menjadi salah satu hari yang membahagiakan bagi saya karena kita bisa duduk bersama tanpa sekat, tanpa formalitas, dalam suasana kekeluargaan dan penuh kebersamaan,” tutur Rico Waas di hadapan para tokoh masyarakat dan anggota DPRD Medan yang hadir.
Acara ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga saluran aspirasi bagi kemaslahatan umat. Menjawab kegelisahan pengurus terkait kelanjutan renovasi tempat ibadah setempat, Wali Kota Medan secara spontan menyatakan komitmennya untuk menyokong penyelesaian pembangunan Masjid Ikhwanul Muslimin.
Baca Juga : Forwakes Sumut Gelar Buka Puasa dan Berbagi Bersama Anak Yatim Piatu
Langkah konkret berupa bantuan dana segar sebesar Rp 50 juta diserahkan guna memastikan masjid tersebut lebih representatif dalam menampung jamaah saat ibadah Tarawih dan kegiatan syiar lainnya.
Baca Juga : Tertibkan PKL di Simpang Limun, Pemko Medan Kedepankan Pendekatan Humanis demi Estetika Kota
"Kalau dengan ikhlas hati kita bisa hadir dan bersama-sama di sini untuk kebaikan, maka kita juga akan mencari cara untuk membantu. Untuk pembangunan Masjid Ikhwanul Muslimin ini, kami akan memberikan bantuan senilai Rp 50 Juta," tegas Rico yang disambut antusias oleh warga.
Selain bantuan pembangunan, kegiatan ini juga diwarnai dengan pemberian apresiasi kepada sosok-sosok di balik layar yang melayani kebutuhan sosial warga, yakni para bilal mayit dan penggali kubur.
Rico menutup kunjungannya dengan pesan reflektif tentang rasa syukur atas kesehatan dan kesempatan untuk kembali menemui bulan suci. Baginya, doa kolektif dari masyarakat adalah bahan bakar utama untuk mewujudkan Medan sebagai kota yang penuh berkah dan kemajuan yang merata.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
