Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Jalur Darat Medan-Aceh Tamiang Mulai Dapat Diakses

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Proses pembukaan dan pembersihan jalan akses dari Sumatra Utara menuju Aceh Tamiang, pada Selasa (2/12/2025). (Foto: Tim Pusdatinkom BNPB)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, BANDA ACEH - Segenap upaya dalam proses pembukaan jalur yang menghubungkan Kota Medan di Sumatra Utara (Sumut) menuju Aceh Tamiang di Aceh mulai membuahkan hasil.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyampaikan, pantauan tim dari jalur Sumut ke Kuala Simpang, Aceh Tamiang, sejumlah alat berat Dinas Pekerjaan Umum terus berusaha menyingkirkan material berupa tanah, lumpur dan puing lainnya yang sebelumnya menutup akses, Selasa (2/12/2025),

Sejumlah kendaraan roda empat mulai dapat melewati jalur tersebut dengan kecepatan terbatas. Ditargetkan, Rabu (3/12/2025) pagi, jalur tersebut sudah dapat dilalui secara 100 persen.

Baca Juga : Antrean BBM di Banda Aceh Mengular Pascabanjir Melanda

"Pekerjaan hari ini tinggal menyingkirkan beberapa material yang masih menumpuk di pinggir jalan," ungkapnya.

Sementara itu, BNPB juga telah mengirim tim pendampingan di seluruh titik kabupaten/kota yang terdampak dan dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Deputi 4 BNPB), Jarwansyah.

Pendampingan ini meliputi pendistribusian logistik dan peralatan secara bertahap, baik melalui jalur laut dan udara, pemutakhiran data dan informasi, sistem komando dan hal lain yang dibutuhkan selama fase penanganan darurat.

Untuk distribusi bantuan jalur laut, dukungan ini dikirimkan dari Banda Aceh menuju Langsa, sebagai pintu masuk dengan durasi kurang lebih dua hari.

Saat ini, bantuan logistik sudah berada di kantor Dinas Sosial Langsa untuk Kota Langsa, sedangkan Aceh Tamiang sudah dalam perjalanan.

"Hari ini juga, pendistribusian dukungan ini akan mulai dilakukan," bebernya.

Baca Juga : Update: Korban Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Sumut, Sumbar Tembus 604 Jiwa Meninggal dan 464 Hilang

Sementara jalur udara untuk Aceh Tamiang, Deputi 4 BNPB telah memerintahkan helikopter untuk mengirimkan dukungan dengan metode air drop di beberapa titik seperti lapangan Dekat Babo dan Perupuk, Kecamatan Bandar Pusaka.

Adapun jenis dan kuantitas barang yang dikirim dalam tahap ini meliputi makanan siap saji 100 pack, hygiene kit 100 buah, paket sembako 50 pack, selimut 100 lembar, matras 100 lembar, alat kebersihan 25 buah.

Dengan terbukanya akses dari Medan menuju Aceh Tamiang, Langsa, hingga Lhokseumawe, tambah Muhari, diharapkan dapat membawa dampak yang lebih baik bagi masyarakat dan seluruh komponen yang bertugas di lapangan selama tanggap darurat hingga pemulihan nanti.

"Setelah akses mulai terbuka, maka distribusi bantuan logistik dan permakanan, pemulihan jaringan listrik dan telekomunikasi serta pembersihan material dapat lebih mudah dilakukan secara maksimal dan menyeluruh," pungkasnya.

(zie/Nusantaraterkini.co)