Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Janji Politik Berkantor di Tabagsel, Gubernur Sumut Harus Melakukan Kajian Objektif dan Komprehensif

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Sumut, Rahmat Timbul Halomoan. (Foto: dok istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, TAPSEL - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution pernah memiliki janji politik ketika masa kampanye lalu, untuk berkantor di Tabagsel (Tapanuli Bagian Selatan).

Janji tersebut pun kemudian mendapat sambutan yang positif dari masyarakat Tabagsel.

Belakangan, harapan masyarakat Tabagsel tersebut pun kembali terdengar. Masyarakat berkeinginan, agar janji itu bisa segera diwujudkan.

Baca Juga : Dongkrak Pertumbuhan Investasi Sumut, Bobby Nasution Minta Kabupaten/Kota Percepatan Layanan Perizinan

"Selaku masyarakat Tabagsel, pastinya saya sangat mendukung janji kampanye Pak Bobby Nasution selaku Gubernur Sumatera Utara bisa segera diwujudkan dalam aksi nyata. Kendatipun di sisi lain harus tetap mempertimbangkan banyak faktor dan banyak kepentingan" kata Tokoh Masyarakat, Rahmat Timbul Halomoan dalam keterangannya, Minggu (26/10/2025).

Menurutnya, Gubernur Sumatera Utara itu adalah milik rakyat Sumut secara keseluruhan, dan bukan hanya milik etnis atau wilayah tertentu saja. Tentunya, semua etnis yang berada dalam 33 Kab/Kota se-Sumut juga memiliki pengharapan dan keinginan yang sama kepada sosok Bobby Nasution selaku Gubernur.

"Jangan disebabkan ego sektarian atau ego kewilayahan, lantas sosok Gubernur itu hanya dimiliki oleh sekelompok etnis tertentu saja" jelas tokoh muda NU yang akrab dipanggil Timbul Lubis ini.

Baca Juga : Bobby Nasution Instruksikan Daerah Percepat Layanan Perizinan Bangunan Rumah Bersubsidi

Sebab, terangnya, banyak hal yang harus dikaji dan harus menjadi bahan pertimbangan bagi Gubernur Sumut untuk berkantor di daerah Tabagsel.

"Saya pikir, sisi mashlahat (manfaat) dan mafsadatnya (rugi) bagi Sumatera Utara harus benar benar dikaji secara objektif, komprehensif dan mendalam oleh Bobby Nasution selaku Gubernur Sumatera Utara. Jangan sampai berkantor di Tabagsel ini memunculkan efek negatif bagi perjalanan pemerintahan dan pembangunan di Sumatera Utara," timpalnya.

"Seluruh masyarakat Sumatera Utara mengharapkan pembangunan yang proporsional dan berkelanjutan. Jangan hanya fokus pada daerah daerah tertentu saja," pungkas Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Sumut ini.

(*/Nusantaraterkini.co)