Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Jelang Malam Tahun Baru, Lalulintas Medan-Berastagi Lengang

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
IST
Ukuran Huruf
A A Sedang

NUSANTARATERKINI.CO, KARO - Satu hari menjelang Tahun Baru 2024, arus lalulintas dari arah Kota Medan menuju ke Berastagi Kabupaten Karo terpantau lancar.

Dari amatan, Minggu (31/12/2023) di sepanjang Jalan Jamin Ginting mulai dari Penatapan hingga ke Berastagi volume kendaraan tampak tidak ada mengalami pengikatan. 

Terlihat dari kedua lajur baik dari Kota Medan menuju Berastagi maupun sebaliknya tampak lalulintas cukup lancar. Bahkan, tak jarang beberapa waktu lalulintas di jalur wisata ini tampak lengang. 

Baca Juga : BYD DM Taklukkan Jalur Berastagi dengan Rp 300 / Km

Di sepanjang jalur Penatapan hingga pusat kota Berastagi, tampak titik yang sedikit mengalami perlambatan laju ada di beberapa lokasi.

Seperti di simpang Lau Gendek, dan di kawasan wisata kuliner Peceren. 

Berdasarkan informasi dari Kepala Pos Penebalan Penatapan Iptu Edi Irwanto, dari pantauan personel yang dilakukan sejak pagi arus lalulintas tampak normal.

Baca Juga : Muscab DPC PKB Karo, Sastroy Bangun Didukung Mayoritas DPAC

Dirinya menjelaskan, hingga sore ini tidak ada terlihat lonjakan yang berarti. 

"Dari pagi kita pantau, arus lalulintas terlihat seperti ini cukup normal belum ada lonjakan," ujar Edi. 

Ketika ditanya mengenai prediksi lonjakan kendaraan yang akan masuk ke kawasan Berastagi, Edi menjelaskan jika kemungkinan volume kendaraan akan naik menjelang pergantian tahun malam nanti. 

Baca Juga : Pemko Medan Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya

"Kalau kita prediksi, kemungkinan kendaraan akan meningkat nanti malam menjelang jam 12. Bisa jadi akan penuh nanti," ucapnya. 

Meskipun arus lalulintas cukup lengang, pengendara tetap diimbau agar selalu waspada. Terlebih di Kabupaten Karo saat ini mengalami cuaca ekstrem dimana hujan cukup sering mengguyur. 

"Apalagi di sini (Penatapan), sering turut kabut. Meskipun hujan tidak terlalu deras, tapi karena kabut bisa membuat jarak pandang berkurang. Sehingga kita minta kepada pengendara untuk selalu waspada," pungkasnya.

Baca Juga : Pemko Medan Kumpulkan 20 Ton Sampah Saat Gotong Royong Peringati Hari Lingkungan Hidup

(*/nusantaraterkini.co)