Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Jusuf Kalla Diundang Pemerintah Afghanistan, Ini Hal yang Dibahas

Editor :  hendra
Reporter :  Dra
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Jusuf Kalla berangkat ke Afghanistan memenuhi undangan pemerintah setempat. Foto: Dok. Tim Media JK
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla, pagi ini akan bertolak ke Kabul, Afghanistan untuk memenuhi undangan pemerintah setempat. 

Mediator perdamaian Aceh mengungkapkan, keberangkatannya ke Afghanistan untuk memenuhi undangan yang merupakan bagian dari hubungan personal yang sudah lama terjalin.

"Mereka sudah dua tiga kali ke Indonesia diajak makan. Karena itu mereka beliau undang, ya, kita datang. Jadi kita sudah memiliki hubungan personal," kata JK dalam keterangannya sebelum berangkat ke Afghanistan, Minggu (2/6/24).

Baca Juga : JK Laporkan Ade Armando Cs, Hensa: Isu Ijazah Jokowi Semestinya Dibahas Secara Privat

Ia juga menuturkan hubungan itu sudah terjalin sejak lama seperti saat Afghanistan baru mau merdeka.

"Waktu mereka baru mau keluar, pertama ke Indonesia dan kita diskusi banyak dengan mereka termasuk saat proses perdamaian antara mereka, kita juga hadir memberi saran-saran," tambahnya.

Ketua Umum PMI tersebut tidak menjelaskan secara detail terkait agenda yang akan dibahas di Afghanistan nanti. Ia hanya sempat menyebut beberapa hal seperti persoalan pendidikan dan perempuan.

Baca Juga : 40 Ormas Islam Laporkan Ade Armando-Cs ke Bareskrim, Diduga Salah Tafsir Ceramah Jusuf Kalla

"Agenda nanti kita lihat di sana lebih khusus. Kita ingin bagaimana sama-sama meningkatkan soal pendidikan dan pendidikan perempuan. Karena itu beberapa masalah. Yang lain aman-aman saja," tegas JK

Dalam kunjungan ke Afghanistan, JK didampingi sejumlah koleganya seperti mantan Menkumham Hamid Awaluddin Sudirman Said dan juru bicaranya, Husain Abdullah.