Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

KAI Sumut Angkut 52.872 Ton Barang Selama Oktober 2025

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Potret kereta api sedang mengangkut barang di Sumut. (Foto: dok Humas KAI Sumut)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I Sumut) mencatatkan kinerja positif pada layanan angkutan barang selama Oktober 2025.

Sepanjang periode tersebut, KAI Sumut berhasil mengangkut total 52.872 ton barang, atau meningkat 5 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 50.390 ton.

“Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan barang berbasis kereta api,” ujar Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As’ad Habibuddin, Jumat (7/11/2025).

Baca Juga : KAI Sumut Perkuat Integrasi Angkutan Barang Sei Mangkei-Belawan

Adapun rincian komoditas yang diangkut KAI Sumut pada Oktober 2025 antara lain bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 27.917 ton, peti kemas 13.340 ton, crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah 10.998 ton, barang hantaran paket (BHP) 363 ton, serta lateks 255 ton.

As’ad menjelaskan, kereta api memiliki sejumlah keunggulan dibanding moda transportasi lainnya. Dari sisi kapasitas, satu gerbong dapat mengangkut hingga 42 ton atau setara dengan dua truk kontainer. 

“Dengan satu rangkaian berisi 20 gerbong peti kemas, kereta api mampu menggantikan hingga 40 truk sekaligus,” ungkapnya.

Selain kapasitas besar, ketepatan waktu juga menjadi nilai tambah angkutan barang menggunakan kereta api. Pada Oktober 2025, tingkat ketepatan keberangkatan kereta barang KAI Sumut mencapai 97,45 persen, meningkat dibanding bulan sebelumnya sebesar 94,58 persen.

Sementara itu, tingkat ketepatan kedatangan mencapai 96,86 persen, naik dari 94,18 persen pada bulan sebelumnya.

Tak hanya unggul dalam ketepatan, angkutan barang KAI juga menawarkan keamanan tinggi, bebas pungutan liar, serta dikelola oleh sumber daya manusia yang profesional dan tersertifikasi.

Baca Juga : Pemprov Siapkan 8 Trayek Angkutan ke Stadion Utama Sumut untuk Akses Nonton Piala Kemerdekaan

Selain itu, moda ini turut mendukung efisiensi biaya logistik, mengurangi kemacetan jalan raya, menekan emisi polusi, dan meminimalkan kerusakan infrastruktur jalan akibat kendaraan berat.

“KAI terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pelaku usaha di Sumatera Utara serta berkomitmen meningkatkan fasilitas angkutan barang. Kami optimistis volume angkutan akan terus tumbuh seiring upaya KAI mendukung sistem logistik yang ramah lingkungan dan memperkuat daya saing ekonomi nasional,” tutup As’ad.

(zie/Nusantaraterkini.co)