Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kala Rombongan Kapolda Papua Tengah Diserang KKB Aibon Kogoya: Empat Polisi Terluka

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tokoh separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM), Enos Tipagau, yang juga Komandan Operasi KKB Kodap VIII di wilayah Dusun Tigindoga, tewas dalam baku tembak dengan TNI di Papua. (Foto: Dok. Istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, PAPUA – Aksi brutal kembali dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Kali ini, rombongan Kapolda Papua Tengah Brigjen Alfred Papare menjadi sasaran tembak saat melintas di Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, pada Jumat (17/10/2025) sekitar pukul 14.40 WIT.

Saat itu rombongan Kapolda tengah menuju lokasi kejadian penembakan warga sipil yang sebelumnya dilakukan oleh kelompok KKB di wilayah tersebut.

Akibat serangan itu, empat anggota Polri mengalami luka-luka.

Baca Juga : Eks Ajudan Jokowi, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Diangkat Menjadi Kadiv Humas Polri

Menurut keterangan Irwasda Polda Papua Tengah, Kombes Gatot Suprasetya, para korban adalah Kasat Lantas Polres Nabire Iptu Hardiman Sirait (45), Bripka Laode Munafrin Isra (30), Thomas H. Bisararisi (26), dan Galuh Yudistiawan (28).

Dua di antaranya, Hardiman dan Laode, sempat dirawat di RSUD Nabire.

"Kondisi keduanya kini dilaporkan stabil,” ujar Gatot, dikutip Minggu (19/10/2025).

Ia menambahkan, penyerangan diduga dilakukan oleh KKB pimpinan Aibon Kogoya yang selama ini dikenal aktif beroperasi di wilayah pegunungan Nabire Barat.

Sebelumnya: Warga Sipil Jadi Korban

Sebelum serangan terhadap rombongan polisi, kelompok bersenjata yang sama lebih dulu menembaki warga sipil di kawasan yang sama.

Dalam insiden itu, satu orang tewas dan empat lainnya mengalami luka tembak.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Masturiyadi (50), yang tertembak di bagian belakang kepala.

Sementara korban luka adalah Yance Makai (38), Aser Kegou (45), Martinus Makai (42), dan Ari.

Polisi Perketat Pengamanan di Nabire Barat

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, mengecam keras serangan yang menewaskan warga dan melukai aparat tersebut.

Ia menegaskan, aparat gabungan kini tengah melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku.

"Kami tidak akan mentolerir aksi kekerasan yang menargetkan warga sipil maupun aparat. Operasi Damai Cartenz akan menindak tegas para pelaku,” tegas Faizal.

Faizal juga memastikan pengamanan di wilayah Nabire Barat kini diperketat, terutama di jalur-jalur yang dianggap rawan.

“Kami tingkatkan patroli dan pengawasan agar masyarakat merasa aman. Keamanan warga tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.

(Dra/nusantaraterkini.co)