Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kapolda Sumut: Personel Pengamanan TPS Dilarang Bawa Senjata Api

Reporter :  Junaidin Zai
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Makopolda Sumatera Utara./Ist
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) memastikan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di wilayah Sumatera Utara berlangsung aman dan kondusif.

Dalam Operasi Mantap Praja Toba, Polda Sumut mengerahkan 12.444 personel yang disebar untuk mengamankan 25.227 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, menegaskan bahwa personel yang bertugas di TPS dilarang membawa senjata api (senpi).

Baca Juga : Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolda Sumut: Nilai Persatuan Fondasi Utama Keutuhan Bangsa

“Saya minta seluruh personel melaksanakan pengamanan dengan sebaik mungkin. Petakan kerawanan, jaga etika dengan masyarakat, dan jangan membawa senjata api saat bertugas di TPS," kata Whisnu, Selasa (26/11).

Ia juga menyampaikan bahwa Polda Sumut bekerja sama dengan TNI serta pemerintah daerah untuk memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan aman, tertib, dan sukses.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban selama pesta demokrasi ini. Jangan membuat keributan, menyebarkan berita hoaks, atau melakukan tindakan yang dapat memengaruhi ketenangan masyarakat," ujar Whisnu.

Baca Juga : Rumahnya Dirusak, Warga Medan Polonia Polisikan Oknum ASN Pemko Medan

Ia menambahkan, jika terjadi pelanggaran hukum, pihak kepolisian akan menanganinya secara profesional sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, dengan mengedepankan pendekatan yang bijak demi menjaga stabilitas tanpa memicu ketegangan.

Operasi Mantap Praja Toba ini merupakan bagian dari upaya Polda Sumut dalam menciptakan suasana aman dan kondusif untuk mendukung kelancaran Pilkada 2024 di Sumatera Utara.

(cw7/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Polda Sumut Berangkatkan 12.908 Personel untuk Amankan Pemungutan Suara