Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kasus DBD Terus Meningkat, Perlukah Diwaspadai?

Editor :  Annisa
Reporter :  Shakira
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co - Tren kasus demam berdarah dengue (DBD) yang meningkat di Indonesia disoroti oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Walaupun tren peningkatan kasus DBD sedang naik, Menkes Budi mengatakan kondisi DBD di Indonesia relatif masih terkendali.

Menkes Budi menyebut kenaikan kasusnya masih dalam batas normal.

"Bed-bed di rumah sakit vertikal itu relatif masih sangat oke. Jadi jumlahnya orang yang terkena DBD itu naik, tapi naiknya masih dalam batas normal di mana setiap kali ada pergantian musim itu," kata Menkes Budi di Jakarta Pusat, dikutip dari detikcom, Senin (25/3/2024), 

Baca Juga : Cegah Risiko Penularan, 900 Tenaga Kesehatan RSU Haji Medan Jalani Vaksinasi Campak

Lantas, adakah resiko pasien di Rumah Sakit akan meningkat?

Ia menjelaskan bahwa tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit-rumah sakit vertikal masih cenderung baik. Ketersediaan kasur rumah sakit untuk pasien DBD juga masih banyak sehingga kesiapan untuk menerima pasien DBD pun dijamin aman.

Namun, Menkes Budi menuturkan kendalanya adalah ketika masyarakat tidak mengetahui di mana tempat tidur rumah sakit itu tersedia.

Baca Juga : DPR Desak Evaluasi Total Program Internship Dokter Usai Wafatnya dr. Myta di Jambi

"Bed-bed kita di rumah sakit vertikal itu masih ada, jadi begitu saya cek ini ada masalah di referalnya. Jadi orang nggak tahu ada di mana ada bed yang kosong," ujar Menkes Budi.

"Perlakuan pasien DBD kita kan sudah standar ya, bagus, ya seharusnya itu kemungkinan untuk sembuh tinggi sekali," ungkapnya.

Meski cenderung terkendali, Menkes Budi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyakit DBD. Langkah 3M menjadi salah satu cara untuk melakukan pencegahan DBD yang ampuh untuk diterapkan di rumah.

Baca Juga : Banjir Lumpuhkan 87 Rumah Sakit, Menkes Pastikan Seluruh Layanan Pulih 100 Persen

Hal ini penting untuk mencegah munculnya nyamuk aedes aegypti, penyebab DBD, muncul di rumah.

"Yang penting sekarang teman-teman harus 3M menguras, menutup, dan mendaur ulang jadi pastiin nyamuk-nyamuknya itu nggak ada," tandasnya.

(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: detikcom

Baca Juga : Rujukan BPJS akan Dirombak, Legislator Ingatkan Risiko Penumpukan Pasien