Nusantaraterkini.co, MEDAN - Sebanyak 10 rumah di Jalan Karya, Gang Swadaya, Lorong VIII, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, kota Medan terbakar pada Jumat (21/11/2025) siang.
Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, sementara penyebab dan sumber api hingga kini belum diketahui.
Namun, warga menyebut sempat ada mendengar suara ledakan diduga dari petasan.
Nurlia, tetangga setempat, mengaku mendengar suara ledakan sebelum akhirnya menyaksikan kobaran api.
Baca Juga : 10 Rumah di Medan Ludes Terbakar, Warga Sempat Dengar Ledakan
Dia menduga suara tersebut berasal dari stok pedagang yang disimpan di salah satu rumah yang terbakar itu. Katanya, ada pedagang petasan yang menempati rumah tersebut.
"Waktu apinya belum besar ada suara besar gitu. Ada penyimpanan mercun di salah satu rumah ini," kata warga, Nurlia, kepada Nusantaraterkini.co di lokasi.
Kejadian tersebut membuat warga serta pemilik rumah kaget.
Maimunah, salah seorang pemilik rumah, mengaku tidak melihat adanya tanda-tanda kebakaran. Saat itu, dia kaget setelah mendengar adanya teriakan dari luar rumah.
"Saya lagi tidur dan nggak tahu. Tahunya setelah dengar ada tetangga teriak kebakaran. Mau nyelamatin barang-barang pun asap udah banyak," ucap Maimunah saat diwawancarai di lokasi.
Kata Maimunah, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Suasana di lorong menimbulkan kepanikan dan kemudian mendorong sejumlah warga untuk berupaya memadamkan api.
"(Saat kejadian) Ngerilah apinya gak bisa masuk lagi. Saya gak tahu apa penyebabnya tiba-tiba udah kebakar," ujar Maimunah.
Baca Juga : Detik-detik Warga Kaget Dengar Ledakan saat Kebakaran Rumah Warga
Amatan di lokasi, kondisi rumah Maimunah serta rumah lainnya sebagian besar berbahan kayu. Pada bagian luar seluruh rumah yang terbakar itu berbahan dasar semen, dan meninggalkan bercak berwarna hitam.
Sementara itu, kondisi satu rumah lainnya yang terletak pada bagian ujung lorong tidak rusak parah. Sebab rumah tersebut sebagian besar berbahan dasar semen. Meski begitu, dinding pembatas rumah serta penyanggah atap yang terbuat dari kayu terbakar.
Dilain sisi, beberapa pemilik rumah menangis menyaksikan kondisi rumahnya yang sekarang sudah hangus terbakar. Sejumlah benda, pakaian, barang berharga telah menjadi arang. Para tetangga juga turut bersimpati.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyalamatan kota Medan, Wandro Malau mengatakan, jika pihaknya belum dapat memberikan hasil temuan penyabab kebakaran.
"Sumber api belum diketahui. Kita turunkan. Tujuh armada setelah mendapat laporan dari warga dan kita berhasil memadamkan api kurang lebih satu setengah jam," kata Wandro saat diwawancarai di lokasi.
Setelah api berhasil dipadamkan petugas pemadam kemudian meninggalkan lokasi. Para warga serta pemilik rumah masih bertahan. Sementara petugas kepolisian kemudian terlihat memasang garis polisi di sisa-sisa bangunan yang masih berdiri.
(Cw7/Nusantaraterkini.co)
