Nusantaraterkini.co, MUBA — Seorang pengendara sepeda motor berinisial S (44) meninggal dunia, setelah terlibat kecelakaan beruntun yang melibatkan dua truk tronton di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Jambi KM 170, Desa Simpang Tungkal, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo menegaskan, jajaran Sat Lantas Polres Muba telah melakukan penanganan darurat mulai dari evakuasi korban hingga olah TKP secara profesional untuk merespons kejadian tersebut.
Baca Juga : Dua Orang Meninggal Saat Kecelakaan Beruntun di Bawah LRT Cinde Palembang
“Kami memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat dan profesional. Prioritas utama adalah penyelamatan korban serta pengungkapan penyebab pasti kecelakaan,” tegas Ruri dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).
Baca Juga : Fakta Baru Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara: Ternyata Tak Berizin Sejak 2020
Ia mengatakan, personel di lapangan bergerak cepat sesaat setelah menerima laporan melalui layanan Call Center 110 guna mencegah kemacetan di jalur lintas provinsi.
“Selain melakukan olah TKP, petugas juga mengumpulkan keterangan dari para saksi mata untuk memastikan kronologi kejadian yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka tersebut,” katanya.
Baca Juga : Puncak Arus Balik Jalintim Muba Lancar, Polisi Siagakan 200 Personel dan Jalur Alternatif
Ia menjelaskan, kecelakaan maut ini bermula ketika truk tronton Hino BH 8936 YY bermuatan batu bara terlibat tabrak samping dengan dump truck Hino BK 8698 MP.
Baca Juga : BPBD Sumsel Padamkan 3 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Muratara
Akibat benturan keras itu, dump truck terpental ke arah belakang dan langsung menghantam sepeda motor Kawasaki KLX yang dikendarai korban S hingga meninggal dunia di lokasi.
“Kecelakaan bermula saat truk tronton Hino bernomor polisi BH 8936 YY bermuatan batu bara melaju dari arah Jambi menuju Palembang. Setibanya di lokasi, kendaraan tersebut terlibat tabrak samping dengan dump truck tronton Hino plat BK 8698 MP,” jelasnya.
Baca Juga : Tanah Mineral Dominasi Kebakaran Lahan di Sumsel Awal Tahun 2026
Akibat insiden ini, pengemudi dump truck berinisial DR (41) juga mengalami luka robek pada kaki kanan dan telah dilarikan ke Puskesmas Peninggalan.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pengemudi truk tronton BH 8936 YY yang meninggalkan lokasi kejadian.
Kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa dua unit truk, satu sepeda motor, serta dokumen kendaraan untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memanfaatkan layanan Call Center 110 jika menemukan kejadian darurat di jalan raya.
Selain itu, para pengendara diminta untuk selalu menjaga jarak aman dan memastikan kondisi fisik serta kendaraan dalam keadaan prima guna menekan angka kecelakaan di jalur lintas provinsi.
“Kami memastikan proses penegakan hukum dilakukan secara profesional dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
