Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Komisi VIII DPR menyatakan kedatangan Paus Fransiskus akan berdampak baik bagi Indonesia dalam rangka mendorong kehidupan agama yang lebih harmonis. Ia pun menyambut baik kedatangan Paus yang merupakan Tokoh Pemimpin Katolik di dunia.
"Paus Fransiskus merupakan tokoh spiritual, pemimpin agama Katolik terbesar di dunia yang tentu memiliki pengaruh yang sangat kuat ya, bagi upaya kita mendorong perdamaian dunia. Karena itu kita harapkan tentu kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia akan menjadi satu spirit bagi Indonesia," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily, Rabu (4/9/2024).
Baca Juga : Jelang Konklaf Pemilihan, Trump Pamer Foto AI Sebagai Paus
Ace berharap Paus Fransiskus mendoakan perdamaian Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Indonesia dalam kegiatan Misa akbar.
Baca Juga : Wafat di Usia 88 Tahun, Paus Fransiskus akan Dimakamkan di Luar Vatikan
"Pemerintah Indonesia wajib memfasilitasi Misa Akbar tersebut ya dan bisa dipastikan bahwa kegiatan tersebut bisa berjalan dengan lancar, tertib, damai, dan tidak ada kendala apapun," tutur Politisi Fraksi Partai Golkar ini.
Setibanya di Indonesia, pemimpin gereja Katolik dunia dan Kepala Negara Vatikan itu memulai lawatannya di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Baca Juga : Tiba di Jepang, Presiden Prabowo akan Kunjungi Paviliun Indonesia pada Expo 2025 Osaka
Pesawat yang ditumpangi Paus Fransiskus tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pukul 11.26 WIB. Karpet merah tampak sudah disiapkan untuk menyambut pemimpin Vatikan tersebut.
Baca Juga : Delegasi Jepang Puji Lapas Cipinang Usai Tampilkan Pembinaan Produktif
Kedatangan Paus disambut Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas; Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo; hingga Ketua Panitia Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, Ignasius Jonan.
Paus Fransiskus melakukan serangkaian kegiatan di Jakarta mulai hari ini hingga 6 September 2024. Pada 4 September 2024, Paus Fransiskus akan melakukan kunjungan ke Istana Negara bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pada hari yang sama, Paus Fransiskus juga akan mengunjungi Gereja Katedral.
Baca Juga : Trump Disorot Usai Unggah Foto Bergaya Yesus, Enggan Minta Maaf ke Paus Leo XIV
Kemudian, keesokan harinya, pada 5 September 2024, Paus Fransiskus akan memimpin misa akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Panitia mengimbau umat Katolik yang tidak memiliki tiket menyaksikan misa secara live streaming.
Baca Juga : Seruan Damai Paus Leo XIV: Gencatan Senjata Timur Tengah Mendesak, Jutaan Warga Jadi Korban
(cw1/Nusantaraterkini.co)
