Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kemenlu Pastikan Tiga Relawan Indonesia Masih Berada di RS Indonesia Gaza

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
ist/kompas
Ukuran Huruf
A A Sedang

NUSANTARATERKINI.CO, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, menepis kabar tiga relawan Indonesia disandra, di Gaza.

Dilansir dari kompas.com, tiga warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi relawan masih berada di Rumah Sakit Indonesia di Gaza. 

Hal ini disampaikan Juru Bicara Kemenlu Lalu Muhammad Iqbal menanggapi beredarnya informasi bahwa dua WNI ditangkap oleh pasukan Pertahanan Israel atau Israel Defense Forces (IDF).

Baca Juga : Bayi 7 Bulan Tewas dalam Insiden Penembakan di Hebron, Israel Sebut Salah Identifikasi

“Barusan saja mendapatkan informasi bahwa ketiga WNI tersebut seluruhnya masih berada di Rumah Sakit Indonesia di Gaza,” kata Lalu Muhammad Iqbal, Rabu (22/11/2023).

Iqbal menuturkan, pihanya mendengar adanya penangkapan dua WNI dari Organisasi relawan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C). Adapun, Mer-C mendapatkan informasi tersebut dari wartawan Palestine Today.

Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut tidak benar ada penangkapan WNI oleh pasukan pertahanan Israel tersebut. “Jadi tidak ada penangkapan oleh IDF di Gaza,” kata Jubir Kemenlu tersebut.

Masih belum bisa dikontak Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi mengaku belum dapat melakukan kontak dengan tiga orang warga negara Indonesia (WNI) yang merupakan relawan MER-C di Gaza, Palestina, usai Israel menyerang RS Indonesia.

Baca Juga : Israel Klaim Tewaskan Pemimpin Baru Sayap Militer Hamas dalam Operasi di Gaza

Ia menyatakan terus mencoba melakukan kontak dengan RS Indonesia, seraya berkegiatan di Moskwa, Rusia.

Retno bersama Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Yordania, Mesir, dan Palestina saat ini tengah berkunjung ke berbagai negara untuk menggalang dukungan untuk Palestina. Sebelum ke Rusia, ia telah mengunjungi China.

"Sambil melakukan kegiatan di Moskow, saya terus melakukan kontak dengan Gaza, khususnya dengan RS Indonesia.

Sampai saat ini, kontak langsung dengan tiga WNI yang bekerja sebagai relawan RS Indonesia di Gaza masih belum dapat dilakukan," kata Retno dalam keterangannya.

(*)

Baca Juga : Bayi 7 Bulan Tewas Usai Kendaraan Keluarga Ditembaki Tentara Israel