Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kementerian Pertanian Salurkan 2.268 Ton Beras untuk Daerah Bencana di Sumut, Pemprov Siapkan Cadangan 29 Ton

Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Prov Sumut, Fitra Kurnia. (foto:istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co,MEDAN-Kementerian Pertanian RI menyalurkan 2.268 ton beras untuk daerah yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut). Hal ini sebagai upaya memenuhi kebutuhan warga terdampak di saat kondisi distribusi pangan dan produksi pangan yang terganggu akibat bencana dan longsor yang terjadi 27 November 2025.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Fitra Kurnia, kepada Nusantaraterkini.co, di Medan, Senin (8/12/2025). 

Baca Juga : Kenaikan Harga Jagung Tak Pengaruhi Harga Daging Ayam dan Telur

"Bantuan ini dimaksudkan sebagai persediaan saat distribusi terganggu akibat bencana banjir dan longsor, sehingga kebutuhan masyarakat tetap bisa terpenuhi," ujar Fitra Kurnia.

Fitra menjelaskan, kebijakan Mentan RI Amran Sulaiman yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) ini juga sebagai antisipasi terjadinya lonjakan harga beras. Upaya dimaksud dengan memberikan pasokan di saat kebutuhan yang diperkirakan meningkat akibat pasokan terganggu akibat terganggunya jalur distribusi.

"Dengan adanya gangguan distribusi, ada kemungkinan harga komoditas naik, termasuk beras. Kita di Pemerintah Provinsi melalui instansi terkait juga sedang mengupayakan untuk komoditas lain, khususnya komoditas yang selama ini menjadi penyumbang inflasi seperti cabai merah, daging ayam dan telur," jelas Fitra Kurnia.

Baca Juga : Udang Sumut yang Diekspor Dipastikan Bebas Cemaran Radioaktif Cesium-137

Upaya yang dilakukan, kata Fitra, antara lain dengan meningkatkan kerja sama dalam penyaluran komoditas lain seperti minyak kita, mie instan, elpiji dan komoditas lainnya. Selain itu dengan menambah pasokan dari daerah lain seperti Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui jalur laut.

"Dalam waktu dekat akan dilakukan koordinasi melalui kebijakan Gubernur Sumatera Utara mengenai upaya dan langkah-langkah strategis mengenai pengamanan pasokan, khususnya komoditas pangan," tambah Fitra, seraya menyebutkan Pemprov Sumut sudah menyiapkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 29 ton.

Dikutip dari situs Kementan, Kementan sudah memberangkat bantuan peduli bencana untuk tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Kamis (4/12/2025). Adapun bantuan yang diberangkatkan antara lain beras, minyak goreng 35 ton, gula 38 ton, susu 1.780 dus, air mineral 2.480 dus, serta lainnya seperti sosis, kopi, teh, mie instan, dan telur, pakaian hingga pembalut. Distribusi bantuan dilakukan melalui berbagai moda transportasi darat , laut dan udara, termasuk kapal TNI AL dan pesawat Hercules. 

Baca Juga : Tekan Inflasi, Pemprov Sumut Pantau Sejumlah Komoditas

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Staf Angkatan Laut dan alhamdulillah responnya cepat. Bantuan hari ini langsung naik kapal dan sebagian melalui Hercules. Yang penting, bantuan segera sampai ke masyarakat,” ujar Mentan Amran yang saat ini juga sekaligus menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Bantuan pangan tersebut dibagi ke tiga wilayah terdampak yakni Aceh (70 truk), Sumatera Utara (70 truk), dan Sumbar (67 truk) dengan total 207 truk. Pengiriman dilakukan secara bertahap dan dikawal langsung oleh Kementan. 

(Emn/Nusantaraterkini.co)