Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ketua DPRD Sumut Desak Polisi Usut Dugaan Penyerangan Terhadap Irham Buana

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Junaidin Zai
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketua DPRD Sumut, Erni Ariayanti. (Foto: dok Ist)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Peristiwa dugaan penyerangan yang dialami oleh Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) yang juga kader Partai Golkar, Irham Buana Nasution, pada Selasa (8/7/2025) kemarin, masih menjadi perbincangan publik.

Pasalnya, dugaan penyerangan itu bertetapatan terjadi dalam agenda kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) pertama, Irham Buana Nasution sebagai anggota legislator Sumut.

Kendaraan roda empat yang dikemudikan oleh sopirnya itu, diduga dilempar menggunakan sebuah benda keras yang menyebabkan kaca bagian belakang kenderaan mereka pecah. Pelaku dan motif penyerangan hingga kini belum diketahui.

BACA JUGA: Kundapil Pertama di Belawan Disambut oleh Lemparan Benda Keras, Irham Buana: Motivasi Saya Agar Tetap Kritis

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti yang juga merupakan kader Partai Golkar Sumut, buka suara. Erni mendesak, pihak Polda Sumut harus mengusut kasus tersebut.

Erni mengaku khawatir apabila kasus dugaan penyerangan tersebut tidak diusut, kerja-kerja kunjungan mereka sebagai DPRD Sumut akan berbahaya.

“Ini sudah menghambat wakil rakyat bekerja. Ditambah saat itu beliau (Irham) sedang melakukan kunjungan Dapil di Belawan. Makanya kita minta Polda Sumut harus mengusut kasus ini sampai tuntas,” katanya saat dihubungi, Kamis (10/7/2025).

BACA JUGA: Cerita Irham Buana saat Mobilnya Diserang OTK di Belawan: Mereka Ingin Mengincar Saya

Penting untuk diketahui, bahwa momen dugaan penyerangan itu terjadi ketika Irham Buana hendak mengunjungi Islamic Centre Martubung sekitar pukul 13.20 WIB. Dia terpisah dengan rombongan legislatif lainnya. Kemudian kendaraan roda empat mereka dilempar menggunakan benda keras, hingga kaca belakang kendaraannya pecah.

"Saya menduga saya adalah sasaran utama pelaku. Saat kami berhenti setelah bagian atas kendaraan dilempar, mereka berbalik arah dan coba menyasar ke posisi duduk saya," kata Irham saat dihubungi Nusantaraterkini.co, Rabu (9/7/2025) sore.

(Cw7/Nusantaraterkini.co)