Ketua KPK: OTT di Labuhanbatu Terkait Pengadaan Barang dan Jasa
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengungkapkan, jika Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, terkait dengan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa.
Baca Juga : KPK Tahan Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi dalam Kasus Dugaan Pemerasan TKA
"Soal pengadaan barang dan jasa," kata Nawawi kepada awak media di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2024).
Baca Juga : Sugiat Santoso Minta Silmy Karim Hormati Proses Hukum Terkait OTT KPK di Imigrasi Jakbar
Meskipun begitu, Nawawi belum memberikan keterangan lebih lanjut soal sektor pengadaan barang dan jasa tersebut.
"Belum sampai ke sana, jadi baru disampaikan kepada kami bahwa ada giat OTT di sana dan teman-teman masih bekerja," ujarnya.
Baca Juga : 4 Pemborong Korupsi Erik Adtrada Divonis Ringan, Begini Tanggapan Jaksa KPK
Sementara itu, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri juga mengatakan ada sekitar 10 orang yang terjaring dalam OTT ini.
Baca Juga : 4 Pemborong Korupsi Erik Adtrada Divonis Bersalah, Oknum DPRD Labuhanbatu 2 Tahun Penjara
"Sejauh ini yang diamankan sekitar lebih dari 10 orang," kata Ali saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, (11/1/2024).
Namun Ali belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait siapa saja yang ditangkap oleh KPK. Namun, ia mengkonfirmasi salah satunya adalah Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga.
Baca Juga : Geledah Kantor KUPP OKI, Kejati Sumsel Sita 17 Bundel Dokumen SPB
"Benar, salah satunya Bupati Labuhanbatu," ujar Ali.
Baca Juga : Dua Pejabat Kabinet Merah Putih Terseret Korupsi, Pengamat: Tamparan Keras untuk Prabowo
Kemudian, para pihak yang terjaring OTT, dijelaskannya, masih menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik lembaga antirasuah.
(mr6/nusantaraterkini.co)
