Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

KKB Bunuh Pilot Helikopter WN Selandia Baru di Mimika

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Bayu Suseno menunjukkan foto pilot Helikopter milik PT Intan Angkasa Air Service, Glen Malcolm Conning. (Foto: Humas Polri)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MIMIKAKelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan penyanderaan dan pembunuhan terhadap pilot Helikopter milik PT Intan Angkasa Air Service Glen Malcolm Conning (50).

Selain menyebabkan pilot berkebangsaan Selandia Baru tersebut tewas, KKB juga membakar helikopter jenis IWN, MD.500 ER PK, di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Senin (5/8/2024) sekitar pukul 10.00 WIT.

Baca Juga : Bandara Koroway Berhasil Dikuasai: Satgas Damai Cartenz Pastikan Keamanan 13 Penumpang Smart Aviation

Kepala Operasi Damai Cartenz 2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhani membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Baca Juga : Seorang Anggota KKB Pembuat Onar Ditangkap Petugas Tanpa Perlawanan

Dia menjelaskan, kejadian tersebut terjadi saat helikopter tiba di Distrik Alama Kabupaten Mimika dengan membawa 4 penumpang yaitu 2 orang dewasa (Nakes) dan 1 bayi serta 1 Anak dari Bandara Moses Kilangin Timika tujuan Distrik Alama.

“Benar telah terjadi penyanderaan dan pembunuhan yang dilakukan oleh KKB terhadap Mr Glen Malcolm Conning yang merupakan pilot Helikopter milik PT. Intan Angkasa Air Service," ungkapnya sebagaimana dilansir dari laman Humas Polri, Selasa (6/8/2024).

Baca Juga : Senator Papua Apresiasi Film Dokumenter Anak Muda tentang Realitas Masyarakat Adat

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Bayu Suseno, dalam keteranganya mengatakan bahwa, informasi yang diterima oleh saksi berinisial D menjelasakan bahwa, pada saat helikopter tiba di Distrik Alama, para penumpang dan pilot langsung dihadang oleh KKB.

Baca Juga : Bantah TNI Anti Kritik, KSAD Soroti Pendanaan Film 'Pesta Babi'

"Saat itu juga pilot Glen Malcolm Conning langsung dibunuh oleh KKB," terangnya.

Dia melanjutkan, setelah tiba di Distrik Alama, mereka dicegat oleh sekelompok orang (KKB) menggunakan senjata api, kemudian pilot dan penumpang diturunkan dari Helikopter dan dikumpulkan di lapangan tepatnya sekitar Lokasi helicopter mendarat.

Baca Juga : Insiden MP 60 Mimika: Bukan Penembakan Pendulang Emas, Tapi Penindakan Perusak Pipa Freeport

Setelah itu KKB langsung melakukan pembunuhan terhadap pilot. Jenazah Pilot dibawa ke helikopter kemudian dibakar bersamaan dengan helikopter tersebut.

Sedangkan untuk identitas penumpang sesuai dengan manifest dan berdasarkan informasi dari lapangan bahwa seluruh penumpang dalam keadaan selamat.

“Ya benar, seluruh penumpang selamat, karena mereka merupakan warga setempat yaitu, distrik Alama, Kabupaten Mimika,” jelas Bayu.

Ditambahkan Bayu, bahwa Distrik Alaama merupakan distrik yang terisolir sehingga akses kesana hanya ditempuh dengan menggunakan helikopter.

“Perlu ditegaskan bahwa KKB adalah pelaku kejahatan, maka sifat kriminal akan selalu melekat pada dirinya. Berita tentang rencana pembebasan sandera pilot Philip yang mereka katakan akan dilepas, itu hanya propaganda belaka. Nyatanya hari ini terjadi lagi kan? Pilot asing dibunuh oleh KKB di Distrik Alama, Kabupaten Mimika,” ujar Bayu.

Bayu menambahkan, bahwa saat ini TNI-Polri serta jajaran Polres Mimika, telah melakukan upaya-upaya penegakan hukum dan pengejaran terhadap KKB yang melakukan aksi penyanderaan dan penembakan terhadap pilot.

“Kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap KKB yg melakukan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua,” pungkasnya.

(zie/Nusantaraterkini.co)