Nusantaraterkini.co, SIBOLGA - Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Jatra II milik ASDP Indonesia Fery (Persero) akan segera beroperasi melayani penyeberangan Sibolga - Gunung Sitoli.
KMP Jatra II bersandar di dermaga Pelabuhan Pelindo Sibolga, Kota Sibolga, Sumatera Utara, pada Rabu (4/6/2025), setelah menempuh perjalanan dari pelabuhan Tanjung Emas Semarang menunju pelabuhan Sibolga.
Nakhoda Kapal, Capt Kukuh Sentosa menjelaskan, spesifikasi Kapal KMP Jatra II yang akan mulai dioperasikan bila tidak ada kendala, mulai Jumat (13/6/2025) mendatang.
"Bobotnya 3902 Gross Tonnage (GT) dengan kapasitas 425 orang penumpang dan 77 unit kendaraan roda empat maupun roda enam, serta 25 orang kru kapal," ungkapnya, Kamis (5/6/2025).
"Dan saat ini sedang diuji kelayakan berlayar (Sea Trials) oleh Dinas Perhubungan Sumatera Utara, guna memastikan terpenuhinya keselamatan pelayaran sebelum resmi dioperasikan," timpalnya.
Kukuh menambahkan, Kapal KMP Jatra II sangat siap berlayar dan telah menjalani serangkaian uji teknis di galangan kapal di Semarang, Jawa Tengah dengan seluruh kelengkapan dokumen yang dibutuhkan, sebelum tiba di Sibolga.
"Masyarakat jangan ragu karena kami selalu mengutamakan aspek keselamatan berlayar," jelasnya.
"Dengan beroperasinya kembali kapal ASDP, tentunya masyarakat memiliki pilihan yang lebih bervariasi," timpal Kukuh Santoso, yang telah menahkodai Kapal ASDP sejak tahun 2006 silam.
Sementara itu, Ketua DPC Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Kota Sibolga Sozanolo Telambanua dan Ketua DPC HIMNI Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Famoni gulo bersama pengurus, turut hadir menyambut kedatangan Kapal KMP Jatra II, di dermaga Pelabuhan Pelindo Sibolga, sambil membentangkan spanduk bertuliskan dukungan beroperasinya kembali Kapal ASDP.
Baca Juga: KMP Fery Pora-Pora dan KMP Ihan Batak ASDP Beroperasi hingga Malam pada Libur Isra Mikraj dan Imlek
Sozanolo Telaumbanua mengatakan, pihaknya sangat senang menyambut kedatangan KM Jatra II, yang dinilai sebagai jawaban atas keluhan masyarakat selama ini.
"Bertambahnya Operator kapal penyeberangan, tentunya memberi pilihan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan terbaik. Bukan itu saja, dari segi tarif otomatis terjadi persaingan yang kompetitif, sehingga masyarakat diuntungkan," ujarnya.
Senada, Ketua DPC HIMNI Tapteng Famoni Gulò yang saat ini menjabat Ketua Fraksi Partai PDIP mengungkapkan agar mengutamakan keselamatan penumpang.
"Pihak ASDP diharapkan untuk tetap mengutamakan faktor keselamatan dan kepentingan umum diatas kepentingan korporasi," tutupnya.
(Jsm/Nusantaraterkini.co)
