Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Komisi X Kecam Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, Desak Evaluasi Nasional

Reporter :  Luki Setiawan
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakil Ketua Komisi X DPR  Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Daycare Little Aresha, Kota Yogyakarta.(foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.coJAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR  Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Daycare Little Aresha, Kota Yogyakarta.

Lalu Ari sapaan akrabny mengecam keras tindakan tersebut dan menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan terhadap anak tidak dapat ditoleransi dalam kondisi apa pun.

Baca Juga : DPR Ingatkan Sekolah Status Imunisasi Tidak Boleh Jadi Alasan Tolak Siswa Baru

“Kami sangat prihatin dan mengutuk keras dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan daycare. Tempat yang seharusnya menjadi ruang aman justru menjadi lokasi terjadinya tindakan yang tidak manusiawi,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga : Habib Syarief Soroti Mahalanya SPI Jalur Mandiri PTN, Minta Tak Ada Lagi Jalur Mandiri Tambahan

Menurut legislator dari Dapil NTB II itu, kasus ini harus menjadi perhatian serius bagi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ia meminta kementerian tersebut segera mengambil langkah cepat dan tegas.

Ia menekankan bahwa Kemendikdasmen memiliki tanggung jawab dalam pembinaan dan pengawasan operasional daycare melalui dinas pendidikan di daerah, sekaligus berperan dalam penyusunan standar kurikulum serta layanan pengasuhan anak usia dini.

Baca Juga : Kesejahteraan Guru Dinilai Masih Rendah, Komisi X Dorong Penyatuan Status Jadi PNS

“Pengawasan harus diperketat dan standar layanan daycare harus benar-benar ditegakkan. Tidak boleh ada kompromi terhadap keselamatan dan perlindungan anak,” tegasnya.

Baca Juga : Komisi X DPR Ingatkan Pemerintah: Ubah Teknik Jadi Rekayasa Harus Diikuti Penguatan Riset

Lebih lanjut, Lalu Ari pun mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan daycare di seluruh Indonesia guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Sebagai tindak lanjut, ia menyatakan bahwa Komisi X DPR RI akan memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah untuk membahas secara khusus persoalan daycare, termasuk penguatan sistem pengawasan dan perlindungan anak.

Baca Juga : Hidayat Nur Wahid: Kekerasan di Daycare Pelanggaran Serius UU KIA

“Kasus di Daycare Little Aresha harus menjadi momentum perbaikan menyeluruh. Negara harus hadir memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan maksimal,” pungkasnya. 

Baca Juga : DPR Kecam Kekerasan di Daycare, Minta Evaluasi Sistem Pengawasan

(LS/Nusantaraterkini.co)