Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Konflik Memanas! AS-Israel Gempur Iran, Maskapai Dunia Hentikan Penerbangan Timur Tengah

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wilayah udara di atas Iran dan Irak telah kosong setelah serangan udara, menurut data Flight Radar. (Foto: Flight Radar)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN – Eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pada Sabtu (28/2/2026) berdampak langsung pada sektor penerbangan global. Sejumlah maskapai internasional terpaksa menghentikan sementara operasional penerbangan di kawasan Timur Tengah demi alasan keselamatan.

Berdasarkan laporan Reuters, peta lalu lintas udara menunjukkan langit Iran nyaris kosong setelah serangan militer terjadi. Situasi tersebut mendorong beberapa negara di kawasan seperti Irak dan Yordania untuk segera menutup wilayah udaranya.

Data dari Flightradar24 memperlihatkan pesawat-pesawat komersial mengalihkan rute untuk menghindari zona konflik. Beberapa penerbangan bahkan terlihat berputar-putar sebelum akhirnya kembali ke bandara asal.

Baca Juga : AS Kembali Gempur Iran Selatan, Trump Ultimatum Tehran: Selesaikan atau Kami Hancurkan

Maskapai Qatar Airways misalnya, sempat mengarahkan pesawatnya berputar di atas wilayah Kuwait dan Arab Saudi sebelum kembali ke Qatar dan menunggu di udara lepas pantai Doha.

Daftar Maskapai yang Menangguhkan Penerbangan:

Rusia: Pemerintah Rusia melalui kementerian transportasi menginstruksikan maskapai nasional menghentikan penerbangan menuju Iran dan Israel.

Lufthansa (Jerman): Menghentikan penerbangan dari dan ke Dubai selama akhir pekan, serta menangguhkan rute Tel Aviv, Beirut, dan Oman hingga 7 Maret.

Air France: Membatalkan seluruh jadwal penerbangan ke dan dari Tel Aviv serta Beirut.

Iberia: Menghentikan sementara layanan ke Tel Aviv.

Wizz Air: Menangguhkan penerbangan menuju Israel, Dubai, Abu Dhabi, dan Amman hingga 7 Maret.

Kuwait & Oman: Otoritas Kuwait menutup akses penerbangan ke Iran, sementara Oman Air menghentikan layanan ke Baghdad.

flydubai (UEA): Mengonfirmasi sejumlah penerbangan terdampak akibat penutupan wilayah udara sementara.

Langkah penangguhan ini diambil sebagai bentuk antisipasi risiko keamanan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Situasi di kawasan Timur Tengah kini terus dipantau otoritas penerbangan internasional guna memastikan keselamatan penumpang dan kru.

(Dra/nusantaraterkini.co)