Nusantaraterkini.co, ACEH - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman memastikan pertandingan cabang olahraga menembak Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 akan tuntas digelar.
Pertandingan cabang olahraga menembak tertunda akibat cuaca ekstrem pada Selasa (17/9/2024). Akibat cuaca ekstrem, talang air ambruk dan area terendam air.
"Saat ini sudah ada 21 medali yang telah terdistribusi dan tinggal 19 nomor lagi yang belum. Saya yakin dengan waktu yang tersisa seluruh pertandingan akan tuntas di gelar," kata Marciano seperti dikutip dari Antara, Selasa malam.
Baca Juga : Perkuat Sinergitas Polri -PTMSI, KONI dan Kadispora Olahraga Bersama
Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela meninjau langsung Lapangan Tembak Rindam Mata Ie, Aceh Besar.
Saat meninjau, terdapat talang air ambruk ke lapangan tembak indoor 10 meter setelah hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah tersebut.
Menurut Marciano saat ini panitia pelaksana cabang olahraga menembak PON XXI mengambil langkah menunda semua pertandingan yang sedianya dilangsungkan Selasa.
Baca Juga : Semarak Hari Pahlawan, Turnamen Badminton KONI Cup Rebutkan Piala Kapolres Pematangsiantar Resmi Dibuka
"Panitia pelaksana bersama PUPR yang membangun kemudian Technical Delegate duduk bersama agar begitu cuaca membaik nomor yang akan dipertandingkan bisa dilanjutkan," katanya.
Marciano mengatakan pihak berkepentingan akan menentukan kapan nomor-nomor tersisa dari cabang olahraga menembak PON XXI akan dilanjutkan.
Sebelumnya Technical Delegate cabang Olahraga Menembak K.S. Henry Indrayani Oka menyatakan pertandingan untuk sejumlah nomor pada cabang olahraga menembak Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 ditunda akibat cuaca ekstrem yang terjadi di kawasan setempat.
Baca Juga : Gempa Magnitudo 4.3 Guncang Bener Meriah, Getaran Terasa hingga Takengon
"Saat ini seluruh pertandingan yang bertanding hari ini, Selasa, kami tunda dan akan dilanjutkan untuk esok hari," kata Henry di Lapangan Tembak Rindam, Aceh Besar. (rsy/nusantaraterkini.co)
