Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Lebaran Ke-4, Kawasan Medan-Berastagi Terpantau Macet

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Aufa
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kondisi kemacetan jalur Medan menuju Berastagi, Sabtu (13/4/2024).
Ukuran Huruf
A A Sedang

NUSANTARATERKINI.CO, DELISERDANG - Hari ke empat, lebaran Idul Fitri, Jalur Medan-Berastagi masih macet total, Sabtu (13/4/2024).

Dari amatan Nusantaraterkini.co, terlihat kawasan Sibolangit antrean panjang kendaraan.

Baca Juga : Antisipasi Kemacetan saat Listrik Padam, Polantas Gatur Lalin di Kota Medan

Dari informasi yang dihimpun, kepadatan terjadi sejak tikungan Tirtanadi hingga Bandar Baru.

Baca Juga : Begini Wajah Pengendara di Kota Medan, Trotoar jadi Jalur Alternatif 

Pengguna Jalan, Rahman mengatakan bahwa dirinya sudah 2 jam Terjebak macet di kawasan Sibolangit.

"Semalam saya terjebak macet 5 jam. Ini terpaksa kembali ke Medan lantaran ada kemalangan keluarga. Saya kira berangkat pagi dari Kota Berastagi bisa lempang. Ternyata sama saja," ujarnya.

Baca Juga : Pembangunan BRT di Simpang Limun Berdampak pada Area Parkir Warga

Masih dikatakan Rahman, kondisi kemacetan dirasakannya sejak Tahura, hingga kini masih berada di kawasan Sibolangit.

Baca Juga : BYD DM Taklukkan Jalur Berastagi dengan Rp 300 / Km

"Sebenarnya kemacetan ini bisa diatasi asal sama2 bersabar. Karena kan lebaran, pasti volume kendaraan naik drastis. Ini yang bus2 Medan-Karo ini gak sabar sehingga membuat 2 sampai 3 jalur," ungkap bapak dua anak ini.

Maps Google Merah

Baca Juga : Muscab DPC PKB Karo, Sastroy Bangun Didukung Mayoritas DPAC

Dari amatan Nusantaraterkini.co, melalui aplikasi Google Maps, terlihat kawasan Sibolangit Merah hingga oranye.

Beberapa titik juga terlihat merah dan oranye.

Gunakan Jalur Alternatif

Ada beberapa jalur alternatif yang mungkin bisa digunakan untuk menuju ke Kabupaten Karo atau Kota Medan.

Dari informasi yang dihimpun, seperti melalu jalur Simalingkar, Namorambe hingga Binjai.

Ketiga jalur alternatif tersebut diketahui mudah di akses dan kondisi jalanan terbilang cukup baik.

(Aufa/Nusantaraterkini.co)