Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR Wisnu Wijaya mengatakan, Indonesia saat ini telah memasuki keadaan darurat judi online. Pasalnya, praktik judi online telah merajalela, sistematis dan masif.
Hal itu juga menyebabkan meningkatnya perilaku kriminal, kasus bunuh diri, hingga pembunuhan antaranggota keluarga. Sehingga sangat meresahkan masyarakat dan merusak kehidupan rumah tangga.
Baca Juga : Eka Widodo: Putusan MK Soal Kuota Caleg Perempuan Perkuat Demokrasi
Seperti kasus terbaru yang menimpa pasangan polisi yang tinggal di Asrama Polisi Kota Mojokerto, Jawa Timur, di mana seorang polisi wanita bernama Briptu FN nekat membakar hidup-hidup suaminya berinisial Briptu RD hingga meninggal karena stres menghadapi suami yang kecanduan judi online.
Baca Juga : Usulan Penerimaan LPDP Ikuti Latihan Militer, DPR: Kenapa Tidak jika Demi Negara
"Ini harus dihentikan. Pemerintah harus secepatnya memberantas judi online ini sampai ke akar-akarnya,” katanya, Rabu (26/6/2024).
Kemudian, terdapat juga kasus di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dimana seorang anak bernama AL (48) nekat merampok dan membunuh ibu kandungnya sendiri berinisial R (80) demi bisa main judi daring.
Baca Juga : Terima Suap Rp1 Miliar, Hakim di Makassar Resmi Dipecat: Uang Suap Dipakai Judi Online
Lalu di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, seorang ibu M (52) tega menghabisi anak kandungnya EJ (29) karena kesal kerap dimintai uang oleh anaknya untuk judi daring.
Baca Juga : Gara-Gara Judol, Pria di Aceh Besar Nekat Aniaya dan Rampok Temannya
Semua kasus tersebut menggambarkan betapa seriusnya masalah yang ditimbulkan judi online bagi generasi muda kita.
Dengan demikian, Legislator PKS ini berharap Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online dapat bergerak lebih cepat.
Baca Juga : Timnas Darurat Kiper, Kluivert Panggil Nadeo Argawinata ke Arab Saudi
“Kami berharap Satgas Pemberantasan Judi Online yang baru saja dibentuk Presiden Joko Widodo bisa bergerak cepat dan efektif untuk memberantas judi online dan menangkap siapapun yang terlibat di dalamnya, baik para pemain, bandar, infrastruktur bisnis pendukung, serta oknum-oknum yang membekinginya,” tandasnya.
Baca Juga : Pembangunan Tanggul Darurat Dipercepat, Amankan Jalur KA di Grobogan
(cw1/nusantarterkini.co)
