Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Longsor Tutup Total Jalinsum Sipirok–Taput di Tapsel, Pengendara Diimbau Cari Jalur Alternatif

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Personel kepolisian melakukan pengecekan terhadap longsor yang menutupi jalinsum Sipirok dan Tapanuli Utara di Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 05.00 WIB. (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, TAPSELJalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Sipirok dan Tapanuli Utara lumpuh total akibat tertimbun longsor yang menutup badan jalan di Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 05.00 WIB. 

Material tanah dan batu yang turun dari tebing menimbun seluruh badan jalan sehingga arus kendaraan tidak dapat melintas sama sekali.

Berdasarkan informasi, longsor diduga dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Sipirok sepanjang malam. Hujan terus mengikis struktur tanah tebing hingga menyebabkan runtuhan besar pada dini hari.

Baca Juga : Jalan Nasional di Danau Siais Tapsel Amblas dan Putus Total

Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi. Seluruh personel di lapangan memastikan situasi aman, meski antrean kendaraan dan menyebabkan kemacetan total.

Kasat Lantas Polres Tapanuli Selatan, Iptu James Sihombing menyampaikan, pihaknya telah menurunkan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu proses evakuasi material. 

“Jalinsum Sipirok-Tapanuli Utara untuk sementara tidak bisa dilalui akibat tertutup material longsor. Kami mengimbau masyarakat untuk sementara waktu mencari jalur alternatif hingga pembersihan selesai dilakukan,” ujarnya dalam keterangan.

Baca Juga : Hujan Lebat Disertai Petir Landa Sumatera Utara Pagi Ini

James juga menegaskan bahwa situasi di lokasi masih dipantau secara ketat.

“Sampai saat ini tidak ada korban jiwa. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk percepatan penanganan di lapangan,” tambahnya.

Cuaca di sekitar lokasi masih gerimis, membuat proses pembersihan harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Alat berat akan disiapkan untuk membuka kembali akses utama yang menghubungkan dua kabupaten tersebut.

(zie/Nusantaraterkini.co)