Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Luhut Nilai Jokowi Bagian dari Sejarah Suksesnya PDIP, Lantas Mengapa PDIP Tak Melanjutkan Program Jokowi?

Editor :  Annisa
Reporter :  Shakira
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Menko Marves Luhut Pandjaitan menilai kritik dari sejumlah kampus terhadap Jokowi sebagai politisasi karena dilakukan menjelang Pemilu 2024. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki).
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menilai Jokowi merupakan bagian dari sejarah sukses PDIP. Menurutnya, PDIP aneh lantaran tak mau melanjutkan program-program yang sudah dikerjakan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

"Makanya saya juga aneh, kenapa PDI Perjuangan tidak pada posisi itu," kata Luhut dalam podcast Political Show CNN Indonesia yang ditayangkan Rabu, (7/2/2024).

"Kenapa dia enggak mau melanjutkan program? Itu kan success story-nya PDIP juga karena Pak Jokowi. Kita harus jujur itu," ucapnya.

Baca Juga : Targetkan Produktivitas Melalui Teknologi, Bobby Nasution Dorong Pertanian Berbasis AI di Sumut

Luhut menyebut PDIP telah berkontribusi besar terhadap karier politik Jokowi hingga jadi presiden. Namun, kata Luhut, Jokowi pun turut membangun kekuatan tersendiri.

"Approval rating-nya (tingkat kepuasan) 82 persen, padahal tinggal satu tahun presidensinya," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Luhut mengaku mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Sebab, mereka memiliki visi melanjutkan kebijakan Jokowi.

Baca Juga : Bobby Dampingi Menko Ekonomi dan Menko Pangan Tinjau Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura di Humbahas

"Jadi, saya bilang sama teman-teman saya, ya kita usung Pak Prabowo saja," ujarnya.

Namun, Luhut juga mengatakan akan mendukung Ganjar Pranowo jika membawa semangat meneruskan berbagai program Jokowi.

Baginya, kelanjutan program Jokowi demi kebaikan Indonesia. Ia pun mengklaim tak meminta jabatan dengan mendukung paslon tertentu.

Baca Juga : Prabowo Sebut PDIP di Luar Pemerintahan Penting untuk Jaga Demokrasi

"Ya, kalau tadi Pak Ganjar ini membawa, meneruskan program-program ini, menurut saya yes. Karena buat saya itu kebaikan Indonesia kok. Saya enggak ada urusan lain," kata politisi Golkar itu.

(Ann/Nusantaraterkini.co)