Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Malam 27 Ramadan, Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram Berharap Meraih Lailatul Qadar

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Malam 27 Ramadan, Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram Berharap Meraih Lailatul Qadar. Ilustrasi. (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Suasana di Masjidil Haram pada malam 27 Ramadan dipenuhi jutaan jemaah dari berbagai penjuru dunia. Mereka datang untuk beribadah dan berharap dapat meraih keberkahan malam yang diyakini sebagai Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Tahun ini, 1 Ramadan 1447 Hijriah di Arab Saudi jatuh pada 18 Februari 2026, sehari lebih awal dibandingkan penetapan di Indonesia. Karena itu, umat Muslim di Makkah malam ini telah memasuki malam ke-27 Ramadan yang sering diyakini sebagai waktu paling berpeluang datangnya Lailatul Qadar.

Sejak awal Ramadan, kawasan Masjidil Haram memang telah dipadati jemaah. Bulan suci menjadi salah satu puncak musim umrah, sehingga jumlah pengunjung meningkat signifikan, terutama ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan.

Baca Juga : Insiden Masjidil Haram: Petugas Terluka Saat Selamatkan Pria yang Hendak Bunuh Diri

Puncak kepadatan biasanya terjadi pada malam ke-27, ketika jutaan umat Muslim memadati area sekitar Ka’bah untuk melaksanakan salat, berzikir, membaca Al-Qur’an, serta berdoa hingga menjelang fajar.

Pihak pengelola Masjidil Haram telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan jemaah, termasuk memperluas area salat serta mengatur arus pergerakan jemaah agar ibadah dapat berjalan lebih tertib dan aman.

Selain itu, para tamu hotel yang berada di sekitar kawasan Masjidil Haram juga diimbau memanfaatkan musala atau ruang ibadah yang tersedia di hotel masing-masing. Langkah ini dilakukan untuk membantu mengurangi kepadatan di dalam area masjid.

Baca Juga : Pemerintah Rencanakan Bangun Perkampungan Indonesia di Dekat Masjidil Haram

Sementara itu, Pusat Keamanan Nasional 911 yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri Saudi mengeluarkan imbauan kepada warga lokal agar melaksanakan salat di masjid terdekat di lingkungan mereka.

Hal tersebut karena seluruh wilayah Makkah merupakan tanah suci, sehingga ibadah yang dilakukan di wilayah tersebut tetap memiliki keutamaan besar, meskipun tidak berada langsung di Masjidil Haram.

Pemerintah juga memprioritaskan sarana transportasi bagi para jemaah yang hendak menuju kawasan Masjidil Haram guna menjaga kelancaran mobilitas selama malam-malam terakhir Ramadan.

Baca Juga : Keutamaan 10 Malam Terakhir Ramadan, Waktu Paling Besar Peluang Bertemu Lailatul Qadar

Lonjakan jemaah tidak hanya terjadi di Makkah. Suasana serupa juga terlihat di Masjid Nabawi di Madinah, di mana ribuan jemaah memadati masjid untuk memperbanyak ibadah pada malam yang sangat dinantikan umat Islam tersebut.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Fawzan Al-Rabiah, juga menyambut malam 27 Ramadan dengan membagikan ayat dari Surah Al-Qadr melalui akun media sosialnya.

Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada malam kemuliaan, yakni Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan dan dipenuhi dengan keberkahan hingga terbit fajar.

Baca Juga : Apa Tanda-Tanda Seseorang Ketika Mendapatkan Malam Lailatul Qadar?

(Dra/nusantaraterkini.co).