Nusantaraterkini.co, BINJAI - Kubah Masjid Al-Fatih yang berada di areal Islamic Center Kota Binjai, Sumatera Utara, belakangan tengah hangat diperbincangkan.
Pasalnya terdapat perbedaan lengkungan pada kubah masjid megah tersebut dibandingkan masjid pada umumnya.
Adapun perbedaannya yakni, lengkungannya masuk ke dalam. Umumnya kubah masjid memiliki lengkungan keluar.
Baca Juga : Pemko Pematangsiantar Bagikan Bantuan Perbekalan Ramadan untuk 172 Tempat Ibadah
Karenanya, penampakan kubah masjid ini menjadi perhatian. Selain itu, memunculkan kekhawatiran terkait kualitas bangunannya.
Apalagi, pembangunan masjid ini menelan biaya mencapai Rp 40 miliar lebih.
Namun begitu, Kepala Bidang Bina Marga, Ridho Indah Purnama saat dikonfirmasi mengklaim, perbedaan lengkungan tersebut adalah inovasi terbaru.
Baca Juga : Relawan AQL Laznas Peduli Muliakan Al Quran Rusak Terdampak Banjir
Ridho tidak secara detail memberi penjelasan terkait lengkungan ke dalam pada kubah Masjid Al-Fatih Binjai. Dia hanya mengirimkan sejumlah gambar terkait inovasi kubah terbaru tersebut.
"Mungkin gambar-gambar ini bisa menjelaskan. Membran (material kubah)," ucap Ridho yang bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam mega proyek tersebut.
Masjid Al-Fatih terletak di Jalan Soekarno-Hatta KM 17, Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur, diresmikan pada sekitar awal Maret 2024 lalu.
Baca Juga : Wagub Sumut: HUT ke-154 Binjai Momentum Perkuat Optimisme dan Kemajuan Daerah
Bahkan, masjid yang didominasi warna putih dan mampu menampung 2.000 jamaah, juga sudah dilaksanakan Salat Tarawih pada Senin (11/3/2024) lalu.
Masjid yang berdiri di pintu masuk kota rambutan ini diharap menjadi ikon baru dan dapat digunakan sebagai lokasi wisata religi sekaligus tempat persinggahan para perantau.
Masjid Al Fatih berdiri di atas lahan seluas satu hektar yang dibangun dengan dana sebesar Rp47 miliar, bersumber dari APBD Kota Binjai tahun 2022 dan 2023.
Baca Juga : Begal Kian Brutal di Binjai, Politisi PAN Fithri Mutiara Harahap Desak Polres Binjai Bertindak Tegas
Usai diresmikan, terjadi peristiwa yang tidak diinginkan. Yakni, motor jamaah yang menunaikan Salat Isya hilang, Minggu (9/6/2024).
Ini terjadi diduga karena minimnya penjagaan di masjid tersebut. (rsy/nusantaraterkini.co)
