Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Megawati Belum Tentukan Sikap Politik, Pengamat: Kode Keras PDIP Oposisi

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Megawati Soekarnoputri di Rakernas V PDIP. (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berbicara soal sikap politik partainya berada di dalam atau luar pemerintahan selanjutnya.

Dalam pidato penutupan rakernas ke-5 PDIP di Ancol, Jakarta Utara, Megawati tak menyampaikan sikap PDIP secara tegas berada di dalam atau di luar pemerintahan selanjutnya.

Baca Juga : Prabowo Sebut PDIP di Luar Pemerintahan Penting untuk Jaga Demokrasi

Namun ia menilai sikap politik PDIP terkait pemerintahan ke depan, perlu perhitungan yang matang. Megawati menyebut akan memainkan dulu soal sikap politik.

Baca Juga : Kasus Penipuan Rp10,2 Miliar, Gematara Dampingi Ibu Bhayangkari Desak DPRD dan Polres Padangsidimpuan Tindak Tegas Oknum Anggota Dewan

Menanggapi itu, Pengamat Politik Adi Prayitno menilai hal itu menjadi kode keras PDIP akan menjadi oposisi di masa mendatang.

Disisi lain, kata Adi, PDIP juga masih sangat kelihatan mengandalkan Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri untuk menghadapi pertarungan politik ke depan.

Baca Juga : Megawati: Hari Kartini Momentum Bangkitkan Semangat Perjuangan Perempuan

“Apapun judulnya, Megawati jadi figur sentral tak tergantikan yang bisa menjadi katalisator politik kader banteng,” ungkapnya, Senin (27/5/2024).

Baca Juga : 27 Tahun Reformasi, Perhimpunan Pergerakan 98 Keluarkan 11 Sikap Politik

Hal ini terlihat dari posisi PDIP yang unggul dalam pemilihan legislatif atau Pileg di tengah manuver politik Presiden Jokowi yang meninggalkan partai tersebut.

“Meski tren elektabilitas pdip menurun dibandingkan 2019 lalu dan pilpres babak belur, tapi paling tidak PDIP masih bisa busung dada karena menang Pileg meski ditinggalkan kader terbaiknya. Tentu peran Mega cukup signifikan dalam konteks ini,” tandasnya.

(cw1/nusantaraterkini.co)