Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Menteri Haji Puji Persiapan Asrama, Seleksi Kesehatan Jemaah Dilakukan Sangat Ketat

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Adetia Purwaningsih
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, PALEMBANGMenteri Haji dan Umrah RI, M. Irfan Yusuf mengapresiasi kesiapan serta kreativitas Asrama Haji Provinsi Sumatera Selatan dalam menyambut jemaah calon haji kloter 10 yang baru memasuki asrma, serta menyatakan dukungannya terhadap tim kesehatan yang bersikap tegas untuk tidak memberangkatkan jemaah yang tidak memenuhi syarat kelayakan medis.

Langkah tersebut diambil guna memastikan keamanan dan kelancaran jemaah yang saat ini sebagian besar sudah mulai menjalankan ibadah Arba'in di Madinah maupun umrah wajib di Mekkah.

Baca Juga : Dua Orang Meninggal Saat Kecelakaan Beruntun di Bawah LRT Cinde Palembang

"Tadi saya melihat perkembangan di sini. Saya lihat kondisi asrama, persiapannya bagus, asramanya kreatif, bagus. Dan semoga berjalan sesuai harapan kita,” ujar Menteri Haji M. Irfan Yusuf saat diwawancarai langsung usai kunjungannya ke Palembang, Senin (4/5/2026).

Baca Juga : Polda Sumsel Ringkus 137 Tersangka Kasus 3C Selama Mei 2026

Irfan Yusuf juga menyampaikan, meskipun terdapat beberapa kendala kecil di berbagai titik, kondisi jemaah Indonesia secara keseluruhan terpantau baik dan semua persoalan dapat ditangani dengan maksimal. 

“Tim kesehatan juga sangat serius. Artinya, kalau memang tidak layak, tidak diberangkatkan. Saya sangat mendukung itu," imbuhnya.

Baca Juga : Menteri Haji Puji Kreativitas Asrama Haji Sumsel dan Ketegasan Seleksi Kesehatan Jemaah

Ia menyebutkan aktivitas jemaah yang sudah tiba telah sesuai jadwal, mulai dari pelaksanaan salat 40 waktu di Masjid Nabawi hingga rutin mengikuti ibadah di Masjidil Haram.

Baca Juga : Penerbangan Delay, Kepulangan Jemaah Haji Kloter 2 Medan ke Tanah Air Tertunda

"Alhamdulillah semuanya baik. Memang ada beberapa sedikit kendala gangguan di berbagai titik, tapi semuanya bisa kita tangani dengan baik. Alhamdulillah," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Edward Candra menekankan bahwa ketatnya pemeriksaan kesehatan merupakan upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi kenyamanan dan keselamatan jemaah di perjalanan maupun saat menjalankan ibadah.

Baca Juga : Tangis Bahagia Pecah di Pendopo Umar Baki, 229 Jemaah Haji Binjai Kembali ke Kampung Halaman

Ia pun berpesan kepada keluarga jemaah agar bersabar mengingat adanya beberapa jemaah yang keberangkatannya terpaksa tertunda karena faktor kesehatan.

"Pemeriksaan kesehatan juga cukup ketat. Kalau tidak memenuhi persyaratan, ya mungkin tidak diberangkatkan. Jadi informasi dari petugas kesehatan, ada beberapa yang belum jadi diberangkatkan, karena tertunda," jelasnya.

Edward menuturkan jika segala prosedur ini dilakukan agar jemaah dapat beribadah dengan lancar di Tanah Suci dan nantinya bisa kembali berkumpul dengan keluarga di tanah air dalam keadaan sehat.

Pelayanan maksimal tetap menjadi prioritas pemerintah bagi seluruh jemaah yang berangkat pada tahun ini.

"Ini menunjukkan bahwa upaya-upaya pemerintah, bagaimana pemerintah memberikan pelayanan yang terbaik agar jemaah nyaman, selamat dalam perjalanan, kemudian menjalankan ibadah di Tanah Suci juga lancar, sehingga kembali ke Tanah Air juga bisa berkumpul dengan keluarga," ucap dia.

(Tia/Nusantaraterkini.co)