Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Atlet lari 100 meter putra Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, menjalani tahap pemulihan kondisi tubuh (tapering) menuju laga pada Olimpiade Paris 2024.
"Zohri sekarang dalam tahap pra kompetisi. Dia dalam masa tapering menuju perlombaan," kata pelatih atletik Indonesia Eni Nuraini dilansir dari Antara, Kamis (25/7/2024).
Eni mengatakan, saat ini, ia bersama Zohri dan tim ofisial sudah berada di Paris untuk menjalani persiapan menuju perlombaan atletik Olimpiade Paris yang dijadwalkan berlangsung pada 1-11 Agustus 2024.
Baca Juga : Presiden Terpilih Foto Bareng dengan Atlet Peraih Medali Emas Olimpiade Paris 2024
Masa persiapan tersebut diisi dengan latihan ringan serta pemulihan kondisi tubuh Zohri untuk memastikan kesiapan secara fisik dan mental saat turun di arena kompetisi.
Eni menjelaskan, tim atletik akan berpindah ke kawasan athletes village pada tiga hari sebelum (H-3) pertandingan.
"Jadi kami sudah di Paris namun masih berada di luar athletes village," ujarnya.
Baca Juga : Bonus dari Jokowi Usai Atlet-Pelatih Peraih Medali Olimpiade Paris 2024, Emas Dapat Rp 6 Miliar
Pada laga Olimpiade nanti, Zohri ditargetkan bisa mencatatkan waktu minimal seperti waktu tercepat yang pernah dicatatkan yaitu 10,03 detik pada ajang Osaka Grand Prix ketika ia memastikan lolos ke Olimpiade Tokyo pada 2020 lalu.
Selama menjalani pemusatan latihan di Jakarta, latihan yang dijalani atlet asal Nusa Tenggara Barat itu difokuskan pada menjaga stabilitas kecepatan ketika berada di puncak kecepatannya.
Eni menambahkan, Zohri tidak tampil menggunakan teknik berlari baru yang sempat dipelajari saat menjalani pemusatan latihan di Amerika Serikat.
Baca Juga : Meriahkan HUT ke-75 Tapsel, KONI Gelar Pertandingan Empat Cabor
Dia menggunakan teknik lama yang selama ini digunakan karena membuatnya merasa lebih nyaman dan leluasa.
Ia pun meminta dukungan dan doa dari seluruh elemen masyarakat Indonesia agar Zohri bisa menyuguhkan penampilan terbaik dan mencatatkan prestasi yang membanggakan Indonesia pada kompetisi olahraga tertinggi dunia di Paris. (rsy/nusantaraterkini.co)
