Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pemilih Anies Dinilai masih memiliki efek suara besar, sehingga pasangan Ridwan Kamil-Susowono (RIDO) sangat berambisi untuk dapat meraih dukungan dari pendukung eks Gubernur Jakarta ini.
"Mengingat pasangan RIDO ini dinilai sebagai kubu yang menghambat dan bahkan menjegal Anies dalam maju Pilkada, jadi dalam konteks itu saya kira politik pertemuan RIDO dengan Anies ya tentu untuk mendapatkan dukungan, siapa tahu dengan adanya pertemuan ini ada kesan politik yang menegaskan bahwa Anies sudah berdamai dan memaafkan RIDO secara politik, kan itu, itu tidak bisa dibantah. Ya untuk apa bertemu dengan Anies kalau tidak mendapatkan dukungan politik, ya pastinya itu tujuan utamanya," kata Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno, Jumat (20/9/2024).
Kemudian, Adi juga menilai pertemuan itu akan diwujudkan agar masyarakat menilai tidak ada permasalahan politik antara kubu Anies dan RIDO. Pasalnya, diketahui belakangan ini muncul gerakan coblos tiga paslon.
Baca Juga : Ridwan Kamil Dikabarkan Digugat Cerai Atalia Praratya di PA Bandung
"Yang kedua, ya memberikan kesan politik kalau ini betul terjadi, secara politik RIDO dan Anies itu tidak persoalan apapun. Sekalipun pendukung Anies tidak mendukung RIDO ya minimal tidak ada resistensi tidak ada penolakan, tidak ada amarah-amarah yang membuat pergerakan RIDO itu ditolak oleh para pemilih Anies di berbagai tempat. Intinya sekalipun pemilih Anies ini tidak memilih, minimal tidak memusuhi RIDO," ujarnya.
Sedangkan, Juru bicara Anies, Angga Putra Fidrian menyebut belum ada pembicaraan soal pertemuan tersebut.
"Belum akan ada pembicaraan pertemuan," kata Angga Putra.
Baca Juga : Bareskrim Polri Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Lisa Mariana Terkait Kasus Ridwan Kamil
Jika rencana pertemuan itu hanya untuk gimik politik, pihaknya tak tertarik. Dia berbicara pentingnya kesamaan visi dan misi untuk Jakarta ke depan.
"Kalau hanya gimmick politik sih nggak terlalu penting, hal yang lebih penting adalah kesamaan visi, misi dan program untuk rakyat ke depan," katanya.
Sebelumnya, PKS mengaku jagoan mereka di Pilgub Jakarta, Ridwan Kamil dan Suswono atau RIDO, menjalin komunikasi dengan mantan gubernur Jakarta, termasuk kepada Anies Baswedan. PKS menyebut komunikasi ini dilakukan untuk mencocokkan waktu agar pertemuan keduanya bisa terjadi.
"Pasangan RIDO itu membangun komunikasi dengan semua mantan gubernur dan semua mantan wakil gubernur, begitu juga dengan Mas Anies Baswedan. Komunikasi sedang dilakukan, kita sedang mencocokkan waktu untuk bertemu dengan Mas Anies," jelas Jubir PKS, Muhammad Kholid.
(cw1/nusantaraterkini.co)
