Nusantaraterkini.co, TEHERAN - Juru bicara militer Iran Mohammad Akraminia mengatakan, angkatan bersenjata negaranya saat ini mengendalikan Selat Hormuz, dan tidak ada kapal, baik milik sekutu maupun musuh, yang dapat melintasi jalur perairan tersebut tanpa izin mereka.
"Mengendalikan Selat Hormuz merupakan hak inheren Iran, yang selama bertahun-tahun tidak dimanfaatkan," kata Akraminia, menurut rekaman pernyataannya yang disiarkan oleh media Iran, pada Sabtu (2/5/2026).
Baca Juga : Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak, Ketidakpastian Konflik Iran Picu Kekhawatiran Pasar
"Saat ini, Korps Garda Revolusi Islam Iran di wilayah barat dan militer negara di wilayah timur mengendalikan selat tersebut dengan kekuatan, dan tidak ada kapal, baik milik kawan maupun lawan, yang berhak melewatinya tanpa izin dan otorisasi dari pasukan kami," ujarnya.
Baca Juga : IRGC: 23 Kapal Lintasi Selat Hormuz di Bawah Pengawasan Ketat Iran
Sementara itu, menurut kantor berita semiresmi Iran, Fars, yang mengutip Wakil Menteri Luar Negeri Iran Hamid Ghanbari berbagai negara dengan cemas dan secara mendesak meminta Iran melalui teleks dan surat untuk mengizinkan kapal mereka melewati Selat Hormuz
Iran memperketat kendalinya atas Selat Hormuz mulai 28 Februari, ketika negara itu melarang jalur aman bagi kapal-kapal milik atau yang terafiliasi dengan Israel dan Amerika Serikat, menyusul serangan gabungan di wilayah Iran.
Baca Juga : Selat Hormuz Memanas, Iran dan AS Saling Serang: Drone Ditembak Jatuh hingga Ancaman Trump
(*/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : IRGC Ungkap Alasan Serang Dimona dan Haifa, Kirim Peringatan Keras ke Trump
Sumber: Xinhua
