Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Militer Israel Identifikasi Jasad Komandan Hamas Mohammed Sinwar di Terowongan Gaza

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Foto yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada 8 Juni 2025 ini menunjukkan jenazah Mohammed Sinwar, kepala sayap militer Hamas, saat dipindahkan dari terowongan bawah tanah di bawah Rumah Sakit Eropa di Khan Younis, Jalur Gaza selatan. (Foto: Xinhua/Pasukan Pertahanan Israel)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, YERUSALEM - Militer Israel mengidentifikasi bahwa jenazah Mohammed Sinwar, kepala sayap militer Hamas ditemukan dari sebuah terowongan di Jalur Gaza selatan dan membawanya ke Israel.

Dalam sebuah pernyataan, pihak militer Israel menyebutkan setelah proses identifikasi, mereka mengonfirmasi bahwa "jasad Mohammed Sinwar ditemukan di jalur terowongan bawah tanah di bawah Rumah Sakit Eropa di Khan Younis".

Sinwar dan Muhammad Shabaneh, komandan Brigade Rafah Hamas, tewas di dalam terowongan pada 13 Mei oleh militer Israel dan badan intelijen Shin Bet, kata pernyataan itu.

BACA JUGA: IDF Klaim Tewaskan Komandan Hamas dalam Serangan Udara di Gaza

Kedua pemakaman ditemukan dalam sebuah penyerbuan di daerah tersebut yang dimulai sejak Rabu (4/6/2025) di bawah serangan udara yang gencar. Hingga kini, penyerbuan itu masih terus berlangsung, ujar pihak militer.

“Selama pencarian di jalur terowongan bawah tanah, beberapa barang milik Sinwar dan Shabaneh ditemukan, bersama dengan temuan intelijen tambahan yang transfer untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkap militer Israel, tanpa memberikan keterangan lebih lanjut, pada Minggu (8/6/2025).

BACA JUGA: Pejabat Hamas Berikan Respons Positif terhadap Proposal Gencatan Senjata untuk Gaza yang Didukung AS

Jenazah lainnya ditemukan selama operasi, dan identitas mereka kini sedang diperiksa, ditambah militer tersebut.

Pada akhir Mei lalu, militer Israel pertama kali mengatakan bahwa Sinwar telah dibunuh dalam sebuah serangan udara. Otoritas Kesehatan Gaza mengungkapkan bahwa serangan itu membunuh sedikitnya enam orang dan melukai 40 lainnya.

Sinwar (49) digambarkan oleh militer Israel sebagai salah satu komandan Hamas yang paling senior dan telah lama mengabdi, memainkan peran sentral dalam serangan 7 Oktober 2023 terhadap Israel.

Dia adalah adik dari Yahya Sinwar, mantan pemimpin Hamas di Gaza, yang dibunuh oleh militer Israel pada Oktober 2024.

(Zie/Nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua