Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Minimarket Dijarah Warga Tapteng Usai Terisolasi Banjir–Longsor, Polisi Turun Tangan

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tangkapan layar aksi diduga penjarahan mini market di Tapteng. (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, TAPTENG – Sebuah video yang beredar luas menunjukkan dugaan aksi penjarahan di salah satu minimarket di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Dalam rekaman itu, puluhan warga tampak masuk ke dalam minimarket dan mengambil berbagai bahan makanan. Kejadian disebut terjadi di Desa Pandan, Kecamatan Pandan, Sabtu (29/11/2025).

Aksi tersebut diduga dipicu kondisi warga yang terisolasi total setelah banjir dan longsor melanda Tapteng serta Kota Sibolga sejak Selasa, 24 November 2025. Warga yang terdampak disebut mulai kekurangan bahan pangan karena akses jalan menuju dua wilayah itu tertutup material longsor.

Aliran logistik dari pemerintah pun sempat terhambat. Bantuan udara baru bisa dikerahkan pada Jumat (28/11/2025) setelah cuaca ekstrem sebelumnya membuat pengiriman tidak memungkinkan.

Baca Juga : Volume Angkutan BBM KAI Divre I Sumut Tembus 145 Ribu Ton pada Mei 2026

Menanggapi video dugaan penjarahan tersebut, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa kasus ini sudah ditangani Polres Tapanuli Tengah. Petugas di lapangan telah dikerahkan untuk memastikan situasi tetap kondusif.

“Polisi melakukan pemantauan langsung di lokasi, mengumpulkan informasi serta barang bukti terkait peristiwa tersebut,” ujar Ferry Walintukan, Sabtu (29/11/2025).

Hingga kini, proses pendataan dan pemeriksaan masih berlangsung untuk memastikan kronologi serta pihak-pihak yang terlibat.

Baca Juga : Sumut Targetkan Tanam 27 Hektare Mangrove Tahun Ini

(Dra/nusantaraterkini.co)