Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad mengungkapkan jika pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur memiliki peran yang besar untuk pemerataan pembangunan terutama wilayah Timur Indonesia.
"Dari berbagai pandangan elemen masyarakat dan para tokoh terutama di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur sendiri, mereka melihat IKN memang memiliki peran besar itu. IKN seperti penarik ekonomi seperti cahaya untuk percepatan kawasan Timur Indonesia," katanya, Rabu (10/7/2024).
Baca Juga : Anggota DPR Sebut Putusan MK Soal IKN Berupa Penegasan, Pembangunan Disesuaikan Kemampuan Anggaran
Lebih jauh, Pimpinan MPR dari Kelompok DPD ini menjelaskan, salah satu upaya mempertegas peran IKN dalam meningkatkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan di wilayah Timur Indonesia, adalah dengan akan dibuatnya Terusan Khatulistiwa.
Baca Juga : Putusan MK Jadi Rujukan Final Pemindahan Ibu Kota ke IKN
Terusan sepanjang 72 kilometer ini, berada di leher pulau Sulawesi Teluk Tomini. Nantinya, terusan khatulistiwa ini akan memperpendek jarak dan waktu perjalanan transportasi laut. Sehingga, hadirnya terusan ini mempermudah pendistribusian barang ke wilayah IKN ataupun sebaliknya.
Seperti diketahui, sebelum munculnya wacana terusan ini, masyarakat dari timur Indonesia yang akan menuju wilayah IKN, harus berputar menempuh perjalanan sejauh 2.000 mil dengan banyak menghabiskan bahan bakar. Terusan ini akan memberikan jalan pintas untuk lalu lalang masyarakat.
Baca Juga : Sebut Putusan MK Soal Jakarta Selaras Undang-Undang, Pengamat: Anies Sejak Lama Paham Regulasi IKN
"Diharapkan masyarakat dari Papua, Gorontalo, Manado tidak perlu berputar jauh, tapi melalui terusan ini bisa langsung pulang kerja ke IKN. Dengan begini, roda perekonomian akan berputar dampaknya adalah kesejahteraan," ujarnya.
Baca Juga : Presiden Prabowo Tinjau IKN, Pusat Pemerintahan Ditargetkan Rampung 2028
Selain Terusan Khatulistiwa, lanjut Fadel Muhammad, masih banyak lagi yang akan mengikuti seiring perkembangan IKN makin sempurna.
"Intinya, IKN ini sebenarnya bukan sesuatu yang sia-sia. Tujuan dan misi awalnya memang untuk memeratakan pembangunan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia, sesuai amanat konstitusi kita," tandasnya.
Baca Juga : Pemerintah Diminta Antisipasi Dampak El Nino ‘Godzilla’ di Indonesia Timur
(cw1/nusantaraterkini.co)
