Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Nekat Ancam Pakai Senjata, Jambret Apes Terjatuh saat Beraksi, dan Dibikin Bonyok

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ist/tangkapan layar
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Pria apes yang merupakan pelaku jambret nyaris tewas dimassa.

Pria yang kini berwajah babak belur dihajar massa setelah ditangkap warga melakukan aksi jambret dengan mengancam korban dengan senjata tajam.

Baca Juga : 2 Tahun Buron, Polisi Ringkus Pembunuh Pria di OKU Selatan 

Adapun identitas pelaki yakni Totap Panusunan Lumbangaol (46) warga Jalan Waru II, Kecamatan Bekasi Timur, Jakarta Barat.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, AKP Harjuna Bangun, aksi jambret yang dilakukan oleh pelaku terjadi di Jalan Harmonika, Kota Medan, pada Kamis (23/5/2024) dinihari.

Baca Juga : Rumah Pensiunan PNS di Demak Dibakar Pria Bertopeng, Aksi Terekam CCTV dan Pelaku Masih Diburu Polisi

Ia mengatakan, kronologis kejadian jambret itu bermula ketika korban bernama Yuli Rani Nenggolan, tiba di kosnya.

Baca Juga : Penumpang Ojol jadi Korban Jambret dan Terjatuh dari Motor

"Korbannya itu mau masuk ke dalam kos, jadi pas di depan kos dia menelpon kawannya," kata Harjuna, Kamis (23/5/2024).

Katanya, pada saat memegang handphone tiba-tiba pelaku datang menggunakan sepeda motor dan menghampiri korban.

Baca Juga : Terekam CCTV, Jambret Bermotor Rampas Dua Ponsel Anak Penjual Sayur di Palembang

Lalu, pelaku ini mengancam korban menggunakan sebilah pisau agar dan meminta handphonenya.

Baca Juga : Raih Kemenangan, Pelatih Malaysia Sebut Timnya Masih Banyak Kelemahan

"Dengan cara mengancam pelaku ini meminta handphone korban. Tapi pada saat itu korban melawan dan tidak memberikan handphonenya," sebutnya.

Harjuna menyampaikan, ketika itu pelaku ini langsung merampas paksa handphone dan pada saat hendak melarikan diri pelaku terpeleset dan jatuh.

"Pelaku ini mau lari membawa handphone korban, tapi terjatuh," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, korban yang tidak terima handphonenya di rampas pun langsung berteriak dan mengundang perhatian warga.

Kemudian, warga sekitar pun langsung mendatangi lokasi kejadian dan menangkap pelaku.

Lalu, warga yang geram melihat aksi pelaku ini pun langsung menghajarnya hingga babak belur.

Polisi yang mendapatkan informasi itu pun langsung meluncur ke lokasi dan mengamankan pelaku.

"Pelaku ini ditangkap warga lalu dihakimi massa, sekarang masih di rumah sakit," ucapnya.

Harjuna mengungkapkan, saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian.

Dari tangan pelaku polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni, sebilah pisau milik pelaku dan satu unit handphone korban.

(*/Nusantaraterkini.co)