Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Optimisme Regional: Wagub Sumut Klaim Perekonomian Lokal dalam Fase Konsolidasi yang Kuat

Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co,MEDAN-Wakil Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Surya, secara resmi membuka gelaran Bisnis Indonesia Group (BIG) Conference 2025 di Hotel Santika, Medan, Senin (8/12/2025). Dalam sambutannya, ia memaparkan data yang menunjukkan ketangguhan dan lintasan pertumbuhan positif yang berkelanjutan dari perekonomian daerah.

Surya menyoroti kinerja finansial yang kuat pada tahun berjalan. "Pada triwulan III tahun 2025, ekonomi kita tumbuh sebesar 4,55% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan PDRB mencapai Rp315,56 triliun,” ungkap Surya, merujuk pada peningkatan signifikan dalam daya produksi regional. 
Pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi dicatat oleh sektor properti, yang melonjak 10,69%. Sementara itu, ekspor barang dan jasa memberikan kontribusi vital dari sisi pengeluaran dengan kenaikan 9,05%. Sektor manufaktur tetap menjadi pilar utama, menyumbang 18,64% terhadap total PDRB.

Kinerja perdagangan luar negeri Sumut juga dinilai sangat mengesankan, dengan mencatat surplus $5,17 miliar dari Januari hingga September 2025. Total nilai ekspor regional mencapai $9,29 miliar, berbanding impor sebesar $4,12 miliar. Tiga pasar utama ekspor, yakni Tiongkok, Amerika Serikat, dan India, menyerap 36,32% dari seluruh volume perdagangan luar negeri Sumut.

Baca Juga : Bandara SMB II Kembali Layani Penerbangan Internasional Rute Palembang-Singapura

Indikator sosial juga menunjukkan perbaikan yang sejalan dengan ekspansi ekonomi. Tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan, turun dari 5,60% menjadi 5,32% per Agustus 2025. Bersamaan dengan itu, produktivitas tenaga kerja meningkat menjadi 81,90%, naik 2,13% dari tahun sebelumnya.

Dalam hal investasi, Wagub Surya menyebut capaian Sumut sangat membanggakan. Hingga akhir triwulan ketiga 2025, total investasi tumbuh 10,51%, mencapai Rp42,378 triliun. Penanaman Modal Asing (PMA) mengalami lonjakan tajam sebesar 36,46%. Investor asing didominasi oleh Singapura dengan 63,44% dari total PMA, diikuti oleh Inggris dan Malaysia. Sektor industri kimia dan farmasi menjadi tujuan investasi terbesar dengan Rp2,55 triliun.

Wagub Surya menekankan bahwa mengoptimalkan berbagai keunggulan daerah adalah kunci untuk memperkuat kemandirian fiskal. Ia menutup pidatonya dengan penegasan mengenai potensi masa depan Sumut.

Baca Juga : KPPU Dorong Penguatan ACI untuk Perkuat Kerja Sama Persaingan Usaha di ASEAN

“Kita semua menyadari bahwa Sumut memiliki berbagai potensi unggulan yang dapat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi krisis. Kita memiliki sektor pertanian dan perkebunan yang kuat, industri pengolahan yang terus tumbuh, serta potensi pariwisata kelas dunia yang menjadi kebanggaan nasional. Tidak hanya itu, posisi strategis Sumatera Utara sebagai hub perdagangan dan logistik di wilayah barat Indonesia memberikan peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Surya.

(Emn/Nusantaraterkini.co)