Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Padangsidimpuan Status Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor

Editor :  hendra
Reporter :  DRA
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Padangsidimpuan Status Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor. (Foto: Dok Kominfo Padangsidimpuan).
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Padangsidimpuan menetapkan status darurat bencana banjir dan tanah longsor.

Hal itu dilakukan pasca terjadinya bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sebagian wilayah Kota Padangsidimpuan.

Keputusan penetapan status darurat bencana ini juga diambil dalam rapat yang dimpimpin Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, H Harry Pahlevi Harahap di Aula Kantor Wali Kota Padangsidimpuan, Jumat (14/3/2025).

Baca Juga : Modus Joki Bayar UKT Tanpa Ribet, 2 Mahasiswa di Padangsidimpuan Tipu 100 Teman

"Dalam keputusan Wali Kota Padangsidimpuan Nomor 175/KPTS/2025, ditetapkan bahwa Status Keadaan Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor berlaku selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 14 Maret 2025 hingga 27 Maret 2025," kata Harry.

BMKG Aek Godang dikesempatan itu memberikan laporan mengenai kondisi cuaca di Kota tersebut. Dimana, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berlanjut pada sore hingga dini hari untuk 3 hari kedepan.

Baca Juga : Praperadilan Ramli Sembiring: Tantangan Hukum untuk Kapolri dan Kapolda Sumut

"Diimbau agar warga untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca yang dapat menyebabkan bencana, terutama di daerah yang rentan terhadap banjir. Warga yang tinggal di tepi aliran sungai diharapkan untuk selalu memantau perkembangan cuaca dan melakukan evakuasi jika terjadi hujan lebat dengan durasi lama," imbaunya.

Sementara Harnovil Kalak BPBD Padangsidimpuan dalam laporannya menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterima oleh Pusdal-Ops pada pukul 23.00, bencana ini telah berdampak pada 5 kecamatan dari 6 kecamatan yang ada yakni, 28 desa dan kelurahan.

"Pihak kita terus berkoordinasi dengan lnstansi terkait untuk melakukan penanganan dan mitigasi bencana diwilayah yang terdampak," ujarnya.

Wakil Wali Kota H Harry Pahlevi Haharap menyampaikan agar seluruh masyarakat tetap waspada dan mengikuti instruksi pemerintah untuk memastikan keselamatan bersama.

"Seluruh Warga tetap waspada dan agar seluruh pihak terkait terus bekerja sama dalam upaya penanggulangan dan pemulihan pasca bencana banjir dan tanah longsor," pesan Harry.

Sebelumnya, Kamis (13/3/2025) mulai sore hari sampai subuh tadi di Kota Padangsidimpuan hujan sangat deras dan durasi lama hingga banyak desa dan kelurahan terdampak banjir dan tanah longsor serta mengakibatkan kerugian sangat besar.

(Dra/nusantaraterkini.co).