Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pakar Ragukan Keaslian Video Amien Rais yang Viral, Soroti Potensi Manipulasi AI

Editor :  hendra
Reporter :  Luki Setiawan
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Hendri Satrio disela-sela wawancara (foto:istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, JAKARTAPakar komunikasi politik, Hendri Satrio, meragukan keaslian dan substansi pernyataan dalam video yang menampilkan Amien Rais dan belakangan viral di media sosial.

Video yang diunggah melalui kanal YouTube pribadi Amien Rais itu menjadi perbincangan setelah memuat tudingan terkait hubungan Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Hendri, yang akrab disapa Hensa, mengaku menemukan kejanggalan setelah menonton video tersebut berulang kali.

Baca Juga : Tolak Calon Tunggal di Pilpres, Hendri Satrio: Kemunduran Demokrasi

“Saya baru saja menonton video mirip Pak Amien Rais. Saya tonton lagi, saya tonton lagi, kok terasa aneh,” ujarnya melalui akun TikTok pribadinya, Senin (4/5/2026).

Menurut Hensa, gaya komunikasi dalam video tersebut tidak mencerminkan sosok Amien Rais sebagai tokoh senior. Ia menilai pernyataan yang disampaikan cenderung bernada kasar dan mengandung tudingan yang tidak berdasar.

“Ini benar Amien Rais, tokoh reformasi, tokoh senior bangsa? Masa bicara dengan tudingan-tudingan tak mendasar seperti ini?” katanya.

Baca Juga : Prediksi Pilpres 2029: Dinamis, Banyak Wajah Baru hingga Bayang-Bayang Penantang

Ia juga mempertanyakan tujuan dari pernyataan dalam video tersebut, apakah ditujukan kepada Presiden Prabowo atau kepada Seskab Teddy Indra Wijaya.

Hensa menegaskan, sebagai tokoh senior, Amien Rais seharusnya menyampaikan kritik secara konstruktif dan memberi contoh yang baik kepada publik.

“Sebagai sosok senior bangsa, saya yakin sekali Pak Amien Rais tidak akan seperti ini. Ia akan memberikan masukan-masukan positif dan contoh yang baik,” ujarnya.

Baca Juga : Kasus Korupsi BGN, Pakar: Bisa Jadi Pintu Masuk Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

Lebih lanjut, Hensa menduga kemungkinan adanya manipulasi teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), dalam pembuatan video tersebut. Namun, ia juga menyatakan bahwa jika video itu benar asli, Amien Rais diyakini akan segera memberikan klarifikasi.

“Kalau benar ini bukan AI, saya yakin Pak Amien Rais akan meminta maaf agar tidak menimbulkan kegaduhan,” ucapnya.

Di sisi lain, Hensa mengingatkan agar teknologi AI tidak disalahgunakan untuk membuat konten provokatif yang dapat memicu keresahan di masyarakat.

Ia juga menyoroti kondisi masyarakat yang tengah menghadapi tekanan ekonomi, sehingga menurutnya polemik semacam ini hanya akan menambah kegaduhan yang tidak perlu.

“Kita ini sedang sama-sama pusing mencari penghidupan. Jangan ditambah dengan isu-isu liar seperti ini,” katanya.

Terkait sikap Teddy Indra Wijaya, Hensa menyampaikan apresiasi karena tidak memberikan respons terhadap video tersebut. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi isu yang belum jelas kebenarannya.

“Sudah benar untuk urusan ini ia tidak reaktif dan tidak memberikan respons apa pun, karena akan melanjutkan kegaduhan ke depannya,” ujar Hensa.

Ia menambahkan, sikap tidak reaktif dari seorang pejabat publik merupakan bentuk kehati-hatian dalam menentukan mana isu yang perlu ditanggapi dan mana yang tidak.

“Sebagai pejabat, sudah seharusnya tahu mana yang perlu direspons dan mana yang tidak,” pungkasnya. 

(LS/nusantaraterkini.co).