Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

PDIP Sumut Pakai 14 Lembaga Survei Takar Elektabilitas Bakal Calon Kepala Daerah untuk Pilkada Serentak 2024

Reporter :  Zul Brewok
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara, Mangapul Purba./Ist
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara, Mangapul Purba mengatakan, pihaknya memakai 14 lembaga untuk melakukan survei terhadap bakal calon (balon) kepala daerah, baik di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) provinsi, kabupaten dan kota.

Secara keseluruhan survei kita lakukan awal bulan ini, baik di provinsi maupun di kabupaten dan kota. Sekarang lagi progres, mungkin minggu depan sudah turun tim survei.

“Ada 14 lembaga survei independen yang kita yakini bisa melakukan survei dengan baik,” ucap Mangapul Purba kepada wartawan, Rabu (3/7/2024) siang.

Baca Juga : Masinton Pasaribu akan Dipanggil Polisi Usai Proses Pilkada

Diketahui terkait hasil fit and proper test yang dilakukan beberapa waktu lalu belum dapat memberikan hasilnya, lantaran pihaknya masih menunggu dan DPP juga tengah melakukan pemeriksaan.

“Kita kan masih melaporkan ke DPP hasil fit and proper test. DPP sedang memeriksa apa yang kita kirim. Mungkin beberapa hari ke depan kita diminta penjelasan mana yang kurang jelas,” ujarnya.

Lanjutnya sesudah keluar hasil dari DPP terkait fit and proper test, baru dilakukan survei. Usai keluar hasil survei, dilaksanakan rapat pleno DPP. Nantinya DPP memutuskan siapa yang direkomendasikan.

Baca Juga : Pengamat Ungkap Faktor Penyebab Masyarakat Kian Apatis terhadap Pilkada

Khusus terhadap sosok calon Bupati Simalungun, Mangapul berharap, sang calon memiliki watak atau kemampuan yang bisa mengatasi masalah di Kabupaten Simalungun.

“Bisa membuat situasi yang lebih baik. Yang kita harapkan pemimpin bisa mengatasi persoalan infrastruktur,” harapnya.

“Kita harapkan pemimpin ke depan di Simalungun adalah orang yang bisa mencarikan solusi-solusi infrastruktur tadi. Dan kontrak politiknya ditandatangani oleh PDIP,” pungkasnya.

(cw3/nusantaraterkini.co)