Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pelajar SMP di Sumbawa Terluka Terkena Ledakan Petasan, Tangannya Dioperasi

Editor :  Redaksi2
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi petasan.
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, NTB - Seorang pelajar SMP berinisial AR (14), warga Desa Mokong, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), terluka parah akibat terkena ledakan petasan pada Senin (18/3/2024).

AR bermain petasan bersama temannya dan petasan itu tiba-tiba meledak di tangannya. Luka yang parah membuatnya harus dioperasi di Rumah Sakit Manambai Abdul Kadir (RSMA) Sumbawa.

“Benar, AR terluka terkena petasan. Saat ini dirawat di Rumah Sakit Manambai Abdul Kadir Sumbawa usai jalani operasi,” kata Kapolsek Moyo Hulu Iptu Rudy Krisno Wibowo, dilansir Kompas.com, pada Rabu (20/3/2024).

Baca Juga : Pelajar SD dan SMP Ikut Demo Bubarkan DPR di Medan

Ia menjelaskan, awalnya pada Senin sekitar pukul 14.40 Wita, korban bermain ke salah satu rumah temannya, AS. Saat itu, korban membawa petasan dan lansung menuju cekdam.

DA, rekan korban sempat melarang korban menyalakan petasan di lokasi cekdam karena dekat dengan permukiman warga. Namun, korban tidak menghiraukannya. Pada saat dinyalakan, ternyata petasan tersebut tidak meledak.

Kemudian, korban kembali mengambil petasan yang sebelumnya telah dilempar. Nahas, sesaat setelah korban memegang petasan tersebut untuk mengecek, tiba-tiba petasan yang dipegang meledak dan menyebabkan luka di kedua telapak tangan korban.

Baca Juga : Geger, Pelajar SMP di Simalungun Ditemukan Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik dan Tangan Terikat Kabel

“Petasan tersebut merupakan jenis petasan rakitan, dengan kadar campuran bubuk petasan yang di luar standar pabrikan, sehingga menimbulkan daya ledak yang cukup keras,” papar Rudy.

Korban lalu dibawa ke salah satu rumah warga terdekat. Warga lantas menghubungi orangtua korban. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Moyo Hulu untuk mendapatkan perawatan medis.

Karena luka cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RS Manambai Abdul Kadir Sumbawa. Rudy mengimbau orangtua untuk mengawasi anaknya supaya tidak bermain petasan.

Baca Juga : Urgensi Pemulihan Hak Adat, Pemerintah Didesak Evaluasi Konsesi Tambang di Sumbawa

Saat ini, kepolisian juga menggelar razia petasan di sejumlah pasar di Kabupaten Sumbawa untuk mengantisipasi dampak negatif dari petasan tersebut.

“Demi keselamatan kita bersama di bulan Ramadhan, diimbau kepada warga dan pedagang jangan gunakan petasan yang dapat mengancam keselamatan,” pungkasnya. (rsy/nusantaraterkini.co)