Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pemain PSMS Akhirnya Bisa Keluar Stadion Harapan Bangsa Pascatertahan dan Intimidasi Penonton

Editor :  Akbar
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Para pemain PSMS Medan saat tertahan di ruang ganti pemain. Hal ini dikarenakan para pemain dan official PSMS Medan mendapat intimidasi dari penonton sehingga mengharuskan mereka bertahan kurang lebih 2 jam di dalam Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu (18/11/2023) malam
Ukuran Huruf
A A Sedang

Pemain PSMS Akhirnya Bisa Keluar Stadion Harapan Bangsa Pascatertahan dan Intimidasi Penonton

Nusantaraterkini.co, BANDA ACEH - Pemain PSMS Medan dan official akhirnya bisa keluar pascatertahan di dalam stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.

Menurut kabar yang beredar dari Media Official (MO) PSMS Syukri Harahap mengatakan mereka tertahan di dalam stadion karena mendapat intimidasi dari para penonton.

Baca Juga : Jadwal Piala Presiden 2026 Berubah, PSMS Medan Berpeluang Jadi Tuan Rumah

"Kita tidak mengetahui permasalahannya apa, tiba-tiba usai pertandingan dengan Persiraja Banda Aceh, kita langsung dilempari botol air mineral oleh penonton," katanya, Minggu (19/11/2023).

Ia menerangkan memang, saat pertandingan antara PSMS Medan dan Persiraja Banda Aceh di Stadion Harapan Bangsa sempat terjadi pelanggaran yang mengakibatkan pemain Persiraja Banda Aceh mendapat kartu merah karena melakukan pelanggaran dalam pertandingan Liga 2 tahun 2023.

"Tiba-tiba, para penonton terus marah yang mengakibatkan kami para pemain dan official langsung berlari menuju ke ruang ganti untuk menghindar dari amukan para penonton," terangnya.

Baca Juga : Persiraja Banda Aceh Gagalkan Kemenangan PSMS Medan di Detik Terakhir ​

Syukri juga mengaku bahwa pertandingan usai pukul 22.20 WIB pada Sabtu (18/11/2023) malam. Setelah itu, mereka tidak bisa berbalik ke penginapan karena mendapat intimidasi dari para penonton Persiraja Banda Aceh.

"Kurang lebih 2 jam kami tertahan di dalam stadion karena intimidasi dari para penonton Persiraja Banda Aceh," ujarnya.

Official PSMS Menyesalkan Petugas Keamanan

Baca Juga : Derbi Sumatera Penutup Musim, PSMS Medan Bidik Akhir Manis di Banda Aceh

MO PSMS Medan Syukri Harapah mengaku bahwa pemain dan official PSMS Medan menyesalkan tindakan yang terjadi pada perhelatan Liga 2 tahun 2023 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.

"Yang paling kita sesalkan, saat kejadian, petugas keamanan tidak terlihat dan tidak berupaya untuk membawa kami balik ke penginapan setelah pertandigan," akunya.

Meskipun setelah menunggu kurang lebih 2 jam, baru petugas keamanan dari pihak kepolisian datang ke Stadion dan menjumpai official PSMS Medan. 

Baca Juga : Super League: Kalah 0-7 dari Persebaya, Semen Padang Dipastikan Degradasi ke Liga 2

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli datang ke Stadion Harapan Bangsa untuk menjumpai official PSMS Medan. "Setelah kedatangan pak Kapolresta, kami pun bisa keluar dari dalam Stadion Harapan Bangsa," katanya.

Pemain dan official PSMS Medan pun akhirnya bisa keluar dan tiba di hotel sekira pukul 01.05 WIB.

(akb/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Adhyaksa FC dan Garudayaksa Resmi Promosi ke Liga 1 Mendampingi PSS Sleman