Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pemerintah Dianggap Tak Pernah Berhasil Kendalikan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Lebaran

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Amin Ak (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Pemerintah Dianggap Tak Pernah Berhasil Kendalikan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Lebaran 

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketidakstabilan harga sejumlah komoditas pangan terutama kenaikan harga selama Ramadan dan menjelang Lebaran merupakan persoalan kronis yang tidak pernah berhasil diatasi pemerintah.

Baca Juga : Cegah Inflasi, Sekdaprov Sumut Ingatkan Produsen Jaga Ketersediaan Pasokan Pangan Program MBG

Menurut Anggota Komisi VI DPR Amin Ak, faktor utamanya karena kendali atas komoditas pangan, riilnya tidak ditangan pemerintah.

Baca Juga : Ekspor Karet Alam Sumut pada Agustus 2025 Stagnan, Pasokan Masih Terbatas

Sebelumnya Menteri Perdagangan, menyebut pemerintah tidak bisa menjamin harga pangan akan turun.

Menurut Amin, tata niaga pangan yang buruk dan dikuasai segelintir ‘pemain’ merupakan akar permasalahan yang tidak secara serius diselesaikan pemerintah. Tata niaga komoditas pangan dikendalikan oleh mereka yang kerap disebut sebagai mafia pangan.

Baca Juga : Jaga Stabilitas Harga, Bulog Sumsel Babel Optimalkan Penyaluran Beras SPHP

Komoditas beras misalnya, meskipun pemerintah sudah mengimpor beras secara besar-besaran, faktanya harga beras tetap saja mahal. Demikian juga dengan komoditas lainnya seperti gula, daging, dan bawang putih.

Baca Juga : Sumut Inflasi 4,35 Persen pada Mei 2026: Emas Perhiasan dan Tomat Jadi Pemicu Utama ​

“Karena pasokan komoditas pangan dikuasai mafia, maka saat permintaan tinggi, sesuai hukum ekonomi harga pun dipastikan melambung tinggi,” kata Amin Ak, Kamis (28/3/2024).

Menurut Amin, reformasi tata niaga pangan itu bukan masalah mampu atau tidak. Namun mau atau tidak pemerintah lakukan Reformasi.

Baca Juga : Dr Handi Risza: Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Belum Sepenuhnya Terasa di Masyarakat

“Kalau iya, ayo dong fight tertibkan mafia pangan dan tata niaga pangan untuk menjamin terlayaninya kebutuhan perut rakyat,” tegasnya.

Baca Juga : Dave Laksono Apresiasi Kemkomdigi Lakukan Ini Selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H

Komoditas pangan, lanjut Amin, merupakan komoditas strategis karena menyangkut hajat hidup orang banyak dan merupakan kebutuhan sehari-hari.

Karena itu penanganannya harus lintas sektoral. Dan kronisnya persoalan pangan menunjukkan betapa lemahnya koordinasi antar kementerian dan kondisi itu terus berulang.

(cw1/nusantaraterkini.co)