Nusantaraterkini.co, NEW YORK - Presiden Prancis, Emmanuel Macron menyatakan, pemerintah Prancis resmi mengakui Palestina sebagai negara merdeka.
Pengumuman ini disampaikannya saat pertemuan puncak PBB di New York, Senin (22/9/2025).
Menurut Macron, pengakuan Palestina adalah jalan satu-satunya agar Israel bisa hidup damai. Ia menegaskan langkah ini bukan kemenangan Hamas, melainkan bagian dari upaya menjaga solusi dua negara.
Baca Juga : Tegaskan Dukungan Solusi Dua Negara, Presiden Prabowo Ajak Dunia Akhiri Tragedi Gaza
“Kita harus melakukan segala upaya agar solusi dua negara tetap mungkin, di mana Israel dan Palestina bisa hidup berdampingan secara damai dan aman,” kata Macron, dikutip dari RMOL, Selasa (23/9/2025).
Macron menekankan bahwa pengakuan tersebut tidak mengurangi hak-hak rakyat Israel yang selama ini didukung Prancis.
Sebelumnya, Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal juga sudah mengumumkan pengakuan resmi terhadap Palestina pada Minggu (21/9/2025). Langkah itu diambil di tengah memburuknya kondisi kemanusiaan di Gaza yang menambah tekanan internasional pada Israel.
Baca Juga : Hadiri Konferensi Internasional di PBB terkait Palestina, Prabowo Tegaskan Solusi Dua Negara
Macron berterima kasih kepada negara-negara yang mengambil keputusan serupa. Ia menyebut mereka telah memilih jalan yang bertanggung jawab dan berpihak pada perdamaian.
Tidak ada yang bisa tercapai kecuali otoritas Palestina benar-benar mengambil peran penuh agar solusi dua negara akhirnya bisa terwujud,” tegasnya.
(*/Nusantaraterkini.co)
