Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pemko Medan Ajak Pengurus Gereja Doktrin Bahaya Narkoba kepada Muda-Mudi

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pj Sekda Kota Medan Topan Obaja Putra Ginting saat Safari Natal Pemko Medan di Gereja GKPI Air Bersih, jalan Air Bersih, Medan, Minggu (8/12/2024). (Foto: Pemko Medan)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Maraknya peredaran narkoba telah menjadi biang dari setiap kejahatan di Kota Medan.

Karena itu kondisi ini harus menjadi tanggung jawab bersama termasuk Gereja.

Baca Juga : Pemko Medan Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya

Pj Sekda Kota Medan Topan Obaja Putra Ginting mengingatkan para Pendeta dan pengurus Gereja untuk mendoktrin para pemuda-pemudi tentang bahaya narkoba.

Baca Juga : Pemko Medan Kumpulkan 20 Ton Sampah Saat Gotong Royong Peringati Hari Lingkungan Hidup

Hal ini disampaikannya saat mewakili Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam acara Safari Natal Pemko Medan di Gereja GKPI Air Bersih, jalan Air Bersih, Medan, Minggu (8/12/2024).

"Sampai saat ini Provinsi Sumut masih urutan pertama peredaran narkoba. Narkoba ini menjadi biang setiap kejahatan, jadi kita harus bisa memberikan doktrin yang tepat terhadap pemuda-pemudi kita, sehingga mereka tidak terlibat dalam pengaruh bahaya narkoba," katanya.

Baca Juga : Edukasi Bahaya Narkoba ke Pelajar, Polsek Panai Tengah Police Goes To School

Topan tidak ingin dibalik suka cita perayaan natal, namun masih banyak permasalahan yang belum terselesaikan.

Baca Juga : Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva Serukan Amerika Latin yang Merdeka

"Sebagai umat kristiani di bulan natal ini kita merayakan suka cita. Tetapi dibalik suka cita masih banyak permasalahan yang harus kita selesaikan bersama," ujarnya.

Selain itu kegiatan Safari Natal ini tutur Topan, menjadi momentum yang bahagia, sebab Pemko Medan dapat merayakan hari besar keagamaan bersama-sama dengan masyarakat. Terlebih dimasa Pemerintahan Wali Kota Medan Bobby Nasution, Pemko Medan ikut merayakan semua hari besar keagamaan.

"Ini menunjukkan bahwa Pemko Medan tidak ada membedakan apapun agamanya," katanya.

(zie/Nusantaraterkini.co)