Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pemulihan Pasca-Bencana: Kemenag Alokasikan Dana Besar untuk Fasilitas Keagamaan

Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Menteri Agama Nasaruddin Umar (Foto: Kemenag)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co,JAKARTA-Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah mengambil tindakan tanggap darurat yang masif untuk mengatasi dampak parah bencana banjir di sejumlah wilayah, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Komitmen ini tidak hanya diwujudkan melalui doa, tetapi juga melalui aksi nyata dengan dukungan penuh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta inisiatif penggalangan dana Tanggap Darurat Kemenag.

​Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya kehadiran negara dalam fase pemulihan ini. Fokus utama adalah mengembalikan fungsi layanan keagamaan dan pendidikan yang vital bagi masyarakat terdampak. "Perhatian kita harus diwujudkan secara konkret. Kami bergerak cepat, melakukan pendataan kerusakan secara menyeluruh, dan segera menyalurkan bantuan agar aktivitas masyarakat dapat normal kembali," ujar Menag di Jakarta, Minggu (7/12/2025).

Baca Juga : Sejumlah Wilayah Masih Terputus, Distribusi Bantuan Korban Banjir-Longsor Sumatera Terkendala 

​Sebagai pilar utama upaya pemulihan ini, Kemenag menyiapkan dana yang sangat besar, mencapai lebih dari Rp50 miliar dari APBN. Dana tersebut ditujukan khusus untuk rehabilitasi infrastruktur keagamaan yang mengalami kerusakan berat. Secara terperinci, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam mengalokasikan Rp10,4 miliar untuk memperbaiki 49 Kantor Urusan Agama (KUA) serta 61 masjid dan musala.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menyumbang porsi terbesar, yakni Rp40,85 miliar, untuk memastikan pemulihan madrasah dan berbagai lembaga pendidikan Islam lainnya yang hancur akibat terjangan banjir.

Menag menegaskan bahwa data kerusakan terus diperbarui secara berkala demi menjamin bahwa semua layanan berbasis keagamaan dapat beroperasi kembali dalam waktu secepat-cepatnya.

"Ini bukan sekadar membangun fisik, tetapi tentang upaya mengembalikan denyut kehidupan sosial dan spiritual masyarakat," tegasnya, seperti dilansir RMOL.

Baca Juga : Prabowo Gelar Ratas di Hambalang, Fokus Percepatan Pemulihan Bencana di Sumatera 

​Di samping dukungan anggaran pemerintah, solidaritas masyarakat juga mengalir deras. Total donasi yang telah terhimpun melalui sinergi berbagai lembaga—meliputi Baznas, FOZ, Poroz, dan Kemenag Peduli—telah melampaui Rp104,3 miliar hingga hari ini. Bantuan kemanusiaan ini kini sedang didistribusikan secara bertahap ke tiga provinsi yang menjadi korban bencana.

Untuk memperluas jangkauan pertolongan, Kementerian Agama masih membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk berdonasi melalui program Tanggap Darurat Kemenag. Donasi dapat disalurkan melalui Bank Syariah Indonesia, dengan Nomor Rekening: 7121241697 atas nama Tanggap Darurat Kemenag.

(*/Nusantaraterkini.co)