Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pengamat: Potensi PDIP dan PKS Menang di Pilkada Jakarta Besar Jika Bersatu Dukung Anies Baswedan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Anies Baswedan. (Foto: X/Twitter)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - PDIP dan PKS telah menyatakan ketertarikannya dengan Anies Baswedan untuk dicalonkan di Pilkada Jakarta 2024. Meski sejauh ini semua itu masih sebatas wacana dan belum ada realisasinya.

Pakar ilmu politik Universitas Indonesia Cecep Hidayat menyebut terdapat kemungkinan Anies Baswedan didukung oleh PDIP untuk berkontestasi di Pilkada Jakarta.

Baca Juga : Kejenuhan Dinilai jadi Pemicu Angka Golput di Pilkada Serentak 2024 Tinggi

“Iya, dimungkinkan terjadi. Apalagi kemudian kedua elite sudah lempar wacana ya, baik Puan (Ketua DPP PDIP Puan Maharani) maupun dari pihak Anies sendiri itu saling terlihat tidak berseberangan,” katanya, Selasa (11/6/2024).

Baca Juga : Gerindra Hormati Hasil Rekapitulasi KPU Jakarta

Selain itu, ia menyebut ada kemungkinan PKS untuk mendukung Anies di Pilkada Jakarta. Menurut dia, hal tersebut dapat terjadi karena popularitas maupun rekam jejak Anies.

“Kemudian juga di Pilpres kemarin angkanya (perolehan suara) juga lumayan, maksudnya setelah Prabowo ya, dan Prabowo sudah jadi presiden. Jadi, kemungkinan, ya, Anies besar juga suara di sana (Jakarta) kalau mau maju,” ujarnya.

Baca Juga : Prabowo Sebut PDIP di Luar Pemerintahan Penting untuk Jaga Demokrasi

Ia mengatakan bahwa bila koalisi PDIP dan PKS untuk mengusung Anies terwujud, maka potensi menang menjadi Gubernur Jakarta terpilih besar.

Baca Juga : Kasus Penipuan Rp10,2 Miliar, Gematara Dampingi Ibu Bhayangkari Desak DPRD dan Polres Padangsidimpuan Tindak Tegas Oknum Anggota Dewan

“Kita tahu partai di DPRD Jakarta saat ini yang terbesar adalah PKS, disusul oleh PDIP, dan Gerindra. Jadi, dibayangkan kalau memang itu bergabung PKS-PDIP, itu menandakan Anies dapat dukungan politik yang besar,” katanya.

Ia menilai potensi tersebut dapat terwujud karena kedua partai juga memiliki mesin politik yang bekerja dengan baik.

Baca Juga : Sebut Putusan MK Soal Jakarta Selaras Undang-Undang, Pengamat: Anies Sejak Lama Paham Regulasi IKN

“Akan tetapi, di luar itu semua, ya, kalau benar itu terjadi, itu menandakan sebenarnya tidak ada lagi partai yang basis ideologinya relatif kuat di Indonesia. Kan selama ini PDIP sendiri terlihat amat jauh, anti-Anies gitu ya,” ujarnya.

Baca Juga : RUU Perampasan Aset Tegaskan Pemulihan Kerugian Negara Berprinsip Jaga Keadilan dan HAM

Ia melanjutkan, bila koalisi PDIP-PKS untuk mendukung Anies terealisasi, maka tantangannya adalah bagaimana kedua partai tersebut bekerja sama ke depannya.

Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merasa terhormat lantaran PDIP tertarik untuk mendukung dirinya maju dalam Pilkada Jakarta.

"Saya sampaikan apresiasi sekali, sebuah kehormatan yang luar biasa," kata Anies.

Pada kesempatan berbeda, Ketua DPP PDIP Puan Maharani menilai Anies Baswedan menjadi sosok yang menarik apabila kembali maju sebagai calon di Pilkada Jakarta.

"Menarik juga Pak Anies," kata Puan.

(cw1/nusantaraterkini.co)