Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Pengelola ruas Tol Kayuagung–Palembang akan memberlakukan diskon tarif tol sebesar 10 persen pada puncak arus balik yang dijadwalkan jatuh pada 28 Maret 2026 mendatang guna mengantisipasi penumpukan kendaraan di gerbang tol Kramasan.
Deputi Area Manajer Transaksi Ruas Tol Kayuagung–Palembang, Sumarno menyampaikan jika kebijakan ini diambil sebagai strategi untuk mendistribusikan volume kendaraan agar tidak terkonsentrasi pada satu waktu tertentu.
Meski periode diskon sebelumnya telah berakhir pada 15-16 Maret, program diskon kembali ini diharapkan menjadi stimulus bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan pulang dari kampung halaman dengan lebih nyaman.
Baca Juga : Jaga Stabilitas Harga, Bulog Sumsel Babel Optimalkan Penyaluran Beras SPHP
“Pengelola jalan tol akan kembali memberlakukan diskon tarif sebesar 10 persen pada saat arus balik, yang dijadwalkan jatuh pada tanggal 28 mendatang. Program ini diharapkan dapat memecah penumpukan kendaraan saat masyarakat kembali,” ujar Sumarno saat memberikan keterangan di area Tol Kramasan, Kamis (19/3/2026).
Terkait kondisi terkini, Sumarno mencatat bahwa puncak arus mudik justru telah terlampaui pada, Selasa (17/3/2026) kemarin dengan total 18.500 kendaraan, yang dipicu oleh pergeseran masa cuti bersama Hari Raya Nyepi.
Kelancaran di titik keluar Keramasan hingga saat ini tetap terjaga berkat integrasi enam gerbang tol berbeda, seperti Barrier Gate Keramasan Utama, Pemulutan, hingga akses arah Indralaya dan Prabumulih.
Baca Juga : Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Terapung di Sungai Enim
Sumarno mengatakan keberhasilan pengelolaan arus mudik dan balik tahun ini sangat bergantung pada distribusi kendaraan di gerbang-gerbang tol yang telah terintegrasi tersebut.
“Distribusi kendaraan ke lebih banyak gerbang inilah yang membuat lalu lintas di Keramasan tetap terjaga dan tidak mengalami kemacetan parah. Kami berharap diskon tarif nanti juga membantu kelancaran di titik-titik krusial saat arus balik,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Pertamina Temukan Cadangan Minyak Baru, Potensi Produksi Hingga 2.184 Barel Per Hari
