Nusantaraterkini.co - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan para pengikut Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf bergerak mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Menurutnya, hal ini merupakan dampak dari pernyataan yang disampaikan tokoh NU Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir yang sempat menyampaikan dugaan bahwa PBNU secara struktural memihak kepada paslon Prabowo-Gibran. Hal ini menjadi pemantik para pengikut Miftachul dan Gus Yahya untuk benar-benar memenangkan Prabowo-Gibran.
"Jadi, jangan salahkan PBNU jika sekarang pengikut Rais Aam dan Ketua Umum ini bergerak akibat pernyataan yang disampaikan Prof Nadirsyah Hosen," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Rabu (24/1).
Baca Juga : Harlah 100 Tahun, Gus Hilmy: NU Harus Terus Relevan dan Memberi Manfaat
"Jadi mereka bergerak ini dampak dari pernyataan Prof Nadirsyah, karena PBNU tidak pernah menyampaikan atau merilisnya. Dan gerakan ini meluas, karena pengikut Rais A'am dan Ketua Umum PBNU ini banyak sekali," kata dia.
Namun, Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf sudah menegaskan pernyataan Gus Nadir soal pengumpulan pengurus daerah untuk memenangkan Prabowo-Gibran hanya prasangka semata dan tak ada bukti.
Sementara itu, sekelompok orang yang mengaku sebagai relawan Gus Ipul telah menyatakan dukungan kepada Prabowo-Gibran.
Baca Juga : Nikah Siri Terancam 4,5 Tahun Penjara, Gus Hilmy: Overkriminalisasi
Massa yang mengatasnamakan dirinya sebagai gerakan 'Santri Nderek Kiai' ini mengaku sudah tersebar ke setiap kelurahan hingga kecamatan di Jawa Timur.
"Mereka ini selanjutnya akan jadi jurkam di kampung-kampung mensosialisasikan Prabowo-Gibran," kata Rijal, Jumat (12/1).
(Ann/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Gus Ipul Dorong Transformasi Kepala Sekolah Menjelang Operasional Sekolah Rakyat Permanen
